PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan mengerahkan 20 personel Batalyon A Pelopor Satbrimob dalam Operasi Sikat Musi 2026 untuk memperkuat patroli dan mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Palembang.
Puluhan personel tersebut dipimpin Ipda Edi Sukirno, S.H., selaku Dantim Satgas Tindak. Sebelum melaksanakan tugas, personel mengikuti apel pengecekan untuk memastikan kesiapan pasukan.
Usai apel, personel melaksanakan patroli di sejumlah lokasi yang menjadi sasaran operasi, di antaranya kawasan SPBU Soekarno Hatta, Kecamatan Alang-alang Lebar, serta Simpang Tiga Lampu Merah Soekarno Hatta, Palembang.
Patroli tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan tindak pidana yang menjadi sasaran Operasi Sikat Musi 2026, yakni pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), dan premanisme.
Kehadiran personel di lapangan juga dilakukan untuk memantau situasi keamanan sekaligus melakukan tindakan kepolisian apabila ditemukan gangguan kamtibmas maupun tindak pidana sesuai sasaran operasi.
Kasatgas Humas Polda Sumatera Selatan Kompol I Putu Suryawan, S.H., S.I.K., mengatakan jajaran Polda Sumsel memastikan seluruh rangkaian Operasi Sikat Musi 2026 berjalan sesuai sasaran dan tugas yang telah ditetapkan.
“Kami memastikan seluruh rangkaian operasi berjalan maksimal demi memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar I Putu Suryawan.
Selain kegiatan patroli, pelaksanaan operasi juga didukung koordinasi antar unsur terkait sebagai bagian dari upaya pencegahan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan.
Polda Sumsel mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi tindak kriminal. Masyarakat juga diminta segera melapor kepada kepolisian apabila menemukan gangguan keamanan atau aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar.
Editor: Jhuan









