Home / Lahat

Jumat, 30 Agustus 2019 - 16:22 WIB

Diduga Dianiaya, Wanita ini Polisikan Ayah dari Anak Balitanya

LAHAT, SH – Mendapat perlakuan kasar dan penganiayaan, RN melaporkan NP alias DM ayah dari anaknya yang masih balita ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Lahat pada Selasa (27/8/2019) lalu.

Dalam laporan yang diterima Aiptu Jujun Junara, RN menceritakan bahwa dirinya telah dianiaya DM. Dimana saat itu RN menemui DM hendak meminta uang untuk kebutuhan anak mereka yang masih balita.

Permintaan tersebut bukannya dipenuhi, melainkan terjadi percekcokan dan pertengkaran diantara mereka yang tak dapat dielakkan lagi, hingga dirinya mendapatkan perlakuan kasar dari DM.

Beberapa luka lecet dan memar di bagian tangan dia rasakan akibat terhimpit pintu pagar yang ditutup paksa oleh DM, ketika hendak mengusirnya dari rumah DM, yang berada di Komplek Perumahan Refari, Desa Manggul, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat.

“Kan anak saya butuh susu dan keperluan lainnya, makanya saya minta jatah nafkah anak saya pada ayahnya. Toh, anak saya itu anak dia juga. Bukan dikasih duit, tapi malah saya diomelin dan diusir dari rumahnya,” ungkap RN pada awak media, Jumat (30/8/2019).

Baca Juga :  Wabup Lahat Buka Turnamen Volly U20

Atas kejadian itu, RN merasakan luka lecet di tangannya semakin membengkak, kemudian dia melakukan visum ke RSUD Lahat. Dari hasil visum, diketahui pembengkakan itu merupakan efek dari lecetnya tangan RN, kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya itu ke polisi.

“Hari Minggu kejadiannya, hari Senin semakin membengkak dan memerah kebiru-biruan, hari Selasa bertambah parah. Makanya saya lapor ke polisi. Dan hari Rabu, luka itu terasa semakin sakit,” urai RN memperlihatkan satu demi satu luka yang dialaminya.

Setelah melaporkan kejadian itu pada Selasa (27/8/2019) lalu, hari ini Jumat (30/8/2019) RN kembali mendatangi Mapolres Lahat, mempertanyakan perkembangan laporan tersebut dan membawa salah satu saksi yakni tetangga DM, untuk memberikan keterangan kesaksian kepada pihak penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Lahat.

“Untuk saksi yang laki-laki, itu tidak mau diajak memberikan keterangan. Namun menurut Polwan yang memeriksa saksi yang perempuan tadi, saksi laki-laki ini akan diberikan surat panggilan untuk dimintai keterangannya terkait kesaksiannya saat kejadian. Sebab aku tahu betul, jika saksi laki-laki ini ada di dekat rumah DM dan melihat kejadian itu,” kata RN.

Baca Juga :  Oknum Kades Peras Perusahaan, Ditemukan Uang Tunai Rp 30 Juta

Sementara, Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap, SIK didampingi Kasat Reskrim, AKP Dwi Dharma, SIK melalui Kanit PPA Ipda Omin membenarkan adanya laporan RN tersebut dan pihaknya masih melakukan upaya pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

“Laporan sudah masuk PPA dan baru korban RN yang sudah di BAP. Sedangkan saksi-saksi masih belum, dan penyidik lagi ke Lubuklinggau. Hari Senin tolong korban datang dulu ke PPA untuk menjelaskan, siapa saja yang mau dipanggil,” kata Ipda Omin dalam keterangannya melalui pesan singkat Whatapp, Jumat (30/8/2019) sore.

Sementara, DM saat ingin dikonfirmasi tim redaksi melalui telepon selularnya, belum ada tanggapan.

Diketahui, antara DM dan RN sudah tidak tinggal satu rumah lagi (pisah ranjang). Mereka bersepakat untuk menempuh jalur perpisahan melalui Pengadilan Agama Lahat beberapa waktu lalu. Dan sejak saat itu, RN dan anaknya tinggal di rumah orangtuanya, di Komplek Perumahan Thiara, Bandar Agung, Kecamatan Lahat.

Naskah : Ujang (LHL)

Editor : J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Advertorial

Sidang Paripurna HUT Kabupaten Lahat ke-149 Berlangsung Sukses

Kriminal

Oknum Kades Peras Perusahaan, Ditemukan Uang Tunai Rp 30 Juta

Kriminal

Nenek Rodiah ditemukan Terikat diduga Korban Perampokan

Advertorial

DPRD Lahat Gelar Paripurna Istimewa Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI

Lahat

Pesan Kapolres Lahat, Gunakan Helm Baik Siang atau Malam

Lahat

Distribusi Logistik Pemilu Lahat Hampir Rampung, Hari ini Pengiriman untuk Satu Kecamatan

Lahat

KPU Lahat Laksanakan Simulasi Tata Cara Pencoblosan

Lahat

YLKI Lahat Minta Usut Tuntas Terkait Adanya Pegawai RSUD Lahat Diduga Keracunan Masal