Home / Hukum / Kriminal

Selasa, 2 Juni 2020 - 07:06 WIB

Nekat Pungli BLT DD Covid-19, Dua Perangkat Desa Mendekam di Mapolres Musi Rawas

MUSI RAWAS, SH – Dua orang oknum perangkat desa, yakni Kepala Dusun 1 inisial AM (33) dan EF (40) anggota BPD Desa Banpres Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas, Sumsel harus mendekam di tahanan Mapolres Musi Rawas setelah anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Musi Rawas berhasil mengamankan kedua tersangka pada Minggu (31/5/2020) sekitar jam 14.00 WIB siang.

Kedua pelaku tindak pidana pungli BLT- DD ini tak berkutik saat petugas menciduk nya dan langsung membawa kedua pelaku ke Mapolres Musi Rawas.

Dalam keterangan yang disampaikan Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy melalui pers realease di Polres Musi Rawas, Selasa (2/6/2020) kedua tersangka nekat melakukan tindak pidana pungli BLT- DD tersebut sebesar Rp.200 ribu per kepala keluarga (KK).

Setelah sebelumnya, pada Kamis (21/5/2020) telah dilakukan pembagian BLT-DD untuk Desa Banpres yang dilaksanakan di Balai Desa sebanyak 91 KK menerima BLT tersebut.

Sementara untuk di Dusun 1 warga yang berhak menerima bantuan tersebut sebanyak 23 KK, dimana masing-masing KK mendapat bantuan sebesar Rp.600 ribu.

Setelah dilakukan pembagian bantuan, kedua oknum tersebut menemui masing-masing warga dan memotong bantuan tersebut sebesar Rp.200 ribu per KK. Namun yang terkumpul hanya18 warga dengan total Rp.3.600.000,-.

Baca Juga :  Tiga Orang Terduga Bandar Narkoba Berhasil Diamankan

Baca juga:

Atas pemotongan dana BLT-DD tersebut warga merasa keberatan dan mengadukan peristiwa itu ke Kades Banpres, Sugino dan kemudian melaporkan hal itu ke Polres Musi Rawas pada Kamis (28/5/2020).

Setelah menerima Laporan dari masyarakat, dan melakukan penyelidikan, pengumpulan dokumen dan keterangan serta melakukan pemeriksaan saksi-saksi oleh Unit Saberpungli dan Tipidkor Sat Reskrim Polres Musi Rawas. Tim penyidik kemudian melakukan gelar perkara dan ditemukan dua alat bukti yang cukup, lalu kedua tersangka langsung diamankan.

Adapun barang bukti yang telah diamankan, diantaranya,

  • Arsip berkas APBDesa perubahan tahun anggaran 2020.
    -Arsip musyawarah desa khusus,tanggal 19 april 2020
  • copy giro rekening desa banpres
    -Surat pengangkatan anggota BPD an. EFENDI
    -Surat pengangkatan Kadus an. AHMAD MUDORI
  • bukti tanda terima gaji bersumber dari ADD desa banpres untuk Kadus dan perangkat BPD
    -formulir tanda penyerahan uang BLTDD dari desa kepada masyarakat
    -Surat keputusan kepala desa banpres tentang nama-nama penerima bantuan BLTDD
  • uang tunai sebesar Rp.3.600.000,-
Baca Juga :  Monitoring Penggunaan Dana Desa, H2G Ingatkan Skala Prioritas Program Pembangunan Desa

Sementara Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy dalam keterangannya membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Dijelaskannya, pasal yang akan disangkakan terkait kasus ini yakni, Pasal 12 huruf e UU no 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang berbunyi : pegawai atau penyelenggara negara yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, atau dengan menyalahgunakan kekuasaannya memaksa seseorang memberikan sesuatu, membayar, atau menerima pembayaran dengan potongan, atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri.

“Pasal tersebut digunakan dikarenakan kedua pelaku merupakan pegawai/ perangkat desa yang mendapat gaji yang bersumber dari anggaran negara dan atau anggaran daerah berdasarkan permendagri no 110 tahun 2016 dan keputusan bupati musi rawas no 783/KPTS/DPMD/2019 tentang pengangkatan dan pemberhentian anggota BPD,” jelas Kapolres.

“Dan uang yang dipotong/diambil merupakan uang yang bersumber dari Dana Desa TA.2020 (keuangan negara) yang direfocusing untuk Covid-19,” tandas Kapolres menambahkan.

Editor : J. Silitonga

Bagikan:

Share :

Baca Juga

Hukum

AKBP Efrannedy Jabat Kapolres Musi Rawas

Hukum

17 Kepala Daerah di Sumsel Komitmen Dukung Pemberantasan Korupsi

Hukum

Juliari P Batubara Terancam Hukuman Mati Jika Terbukti Melanggar Pasal 2 UU 31 Tahun 1999

Hukum

Sadar dan Taat Hukum, Warga TPK Serahkan Kecepek

Kriminal

Berusaha Ancam Nyawa Orang, Pelaku ini Pun Ditangkap

Kriminal

Polisi Amankan Empat Pria Atas Kepemilikan Narkoba di Tempat dan Waktu Berbeda

Kriminal

Polisi Ringkus Tiga Bandar Narkoba

Hukum

Satu Pelaku Pembakaran Camp PT MAP ‘Dipelor’ Tim Beruang Satreskrim Polres Muratara