Home / Empat Lawang / Sumsel

Rabu, 18 April 2018 - 13:30 WIB

Kopi Robusta Lintang Masuk 16 Terbaik, Bupati Empat Lawang Ajak Insan Pers Coffee Break

EMPAT LAWANG, Sumatera Headline – Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanfiah mengapresiasi Kopi Robusta Lintang (ROLIN’S COFFEE) masuk 16 Kopi terbaik yang dikeluarkan Indonesia Indikasi Geografis Kementrian Pertanian Republik Indonesia.

Apresiasi tersebut langsung diwujudkannya dengan mengajak para Insan Pers yang bertugas di daerah itu untuk coffee break bersama jajaran Forum Daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di kediaman Rumah Dinas Bupati, Rabu (18/4/2018) jam 14.00 Wib.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Kapolres Empat Lawang AKBP Agus Setyawan, Kepala BNN AKBP Amancik Marzuki serta OPD Kabupaten Empat Lawang.

“Coffee break ini guna menjalin silahturahmi pihak pemerintah dengan insan pers yang bertugas disini, karena tanpa kerja sama dari insan pers tidak mungkin suatu daerah akan maju dan berkembang,” ucap Syahril.

Baca Juga :  Jalan Poros Tebing Tinggi - Pendopo Gelap Gulita

Menurut orang nomor satu di kabupaten Empat Lawang ini mengatakan, selain mengajak insan pers coffee break bersama ini, ia juga ingin mengenalkan Kopi Robusta Lintang (ROLIN’S COFFE) kepada awak media.

“Kopi memang merupakan simbol atau ikon dari Kabupaten Empat Lawang sejak pemekaran dari Kabupaten Lahat, karena mayoritas masyarakat Empat Lawang bertani kopi dan kondisi letak geografis yang sangat mendukung,” ujarnya,sembari mengangkat segelas Kopi Robusta Lintang (ROLIN’S COFFE).

Kedepan lanjutnya, mudah mudahan kopi Robusta Lintang Empat Lawang ini dapat ikut berperan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah serta dapat menyejahterahkan petani kopi di daerah itu.

Dan bukan hanya sekedar simbol saja,tetapi dapat menjadi daya tarik tersendiri untuk menarik Investor dari dalam negeri hingga luar negeri.

Baca Juga :  Sambangi Kesbangpol, SMSI Empat Lawang Jalin Kerjasama Selaraskan 'Proker'

“Kopi Robusta Empat Lawang dari hasil biji kopi pilihan yakni buah kopi yang benar-benar sudah berwarna merah dengan harga Rp6000/perkilonya. Sedangkan untuk menjadi satu kilo setelah kopi disangrai dan dihaluskan itu diperlukan 5 sampai 6 kilo merah, berarti dengan adanya itu petani kita bisa menjual di atas Rp30 ribu per kilo tanpa proses penjemuran lagi,” urainya.

Dirinya juga menyampaikan pesan, mencoba dengan segala resiko merupakan kunci keberhasilan seperti halnya proses pembuatan bubuk kopi robusta Empat Lawang ini.

“Ternyata setelah diproses dari biji kopi pilihan kita dapat menghasilkan kopi yang bercita rasa tinggi, selain itu haruslah dimulai dari kwalitas kopinya dulu seperti Kopi Jenis Robusta Empat Lawang ini,” tandasnya.

Naskah : Kayan M

Editor : J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Lubuklinggau

Wakapolda Sumsel Patroli Udara Antisipasi Karhutla di Empat Wilayah Rawan

Lubuklinggau

Sosialisasi Implementasi Inpres Nomor 2 Tahun 2021 Via Zoom Meeting

Lubuklinggau

Peserta dari Luar Wilayah Sumsel juga Ikuti Swimming Competition di Lubuklinggau

Palembang

Santri Ponpes Aulia Cendekia Ruwahan Akbar bersama Perwosi Sumsel

Kriminal

Gondol Sepeda Motor Susanto, Bonan Digelandang Tim Macan

Musi Rawas

Buka Workshop Siskeudes Versi 2.0, Bupati Meminta Jangan Ada Persoalan dalam Mengelolah Dana Desa

Kriminal

BNN Musi Rawas Bekuk Dua Bandar Narkoba

Musi Rawas

Pemkab Musi Rawas Komitmen Dukung Program Swasembada Pangan Pemerintah Pusat