MUSI RAWAS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas membagikan masker gratis kepada pelajar dan masyarakat sebagai langkah antisipasi meningkatnya risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat memburuknya kualitas udara yang dipicu kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kamis (8/10/2026).
Pembagian masker dilaksanakan serentak mulai pukul 09.00 WIB di dua lokasi, yakni Pasar B Srikaton, Kecamatan Tugumulyo, dan Pasar Megang Sakti, Kecamatan Megang Sakti.
Di Pasar B Srikaton, kegiatan dipimpin langsung Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud. Sementara pembagian masker di Pasar Megang Sakti dihadiri Wakil Bupati Musi Rawas H. Suprayitno.
Bupati Ratna Machmud mengatakan, pembagian masker merupakan respons pemerintah terhadap kondisi udara yang mulai terdampak kabut asap karhutla.
“Kualitas udara kita sedang tidak baik karena kabut asap karhutla. Kami tidak ingin anak-anak sekolah dan masyarakat kita terkena ISPA. Pembagian masker ini untuk perlindungan awal,” kata Ratna.
Ia mengimbau pelajar, pedagang, dan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk menggunakan masker, terutama saat kondisi kabut asap semakin pekat.
Ratna juga meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk.
Sementara itu, Wakil Bupati H. Suprayitno saat berada di Pasar Megang Sakti mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan keluarga di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Pembagian masker mendapat respons positif dari masyarakat dan pelajar. Mereka mengaku terbantu dengan adanya masker gratis di tengah kondisi udara yang mulai berasap.
Pemkab Musi Rawas melalui Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga akan terus memantau kondisi kualitas udara serta menyiapkan langkah antisipasi lanjutan apabila kabut asap semakin pekat.
Editor: Jhuan









