Home / Lubuklinggau / PWI / Sumsel

Selasa, 8 Desember 2020 - 05:30 WIB

Wakil Ketua Dewan Pers: Media Pers Harus Kreatif dan Tampil Beda

LUBUKLINGGAU, SH – Wakil Ketua Dewan Pers Hendry CH Bangun dan Ketua PWI Sumsel H Firdaus Komar, memberikan materi dalam Dialog Pers “Pers Sehat dan Pengaruhnya Terhadap Daerah”, Selasa (8/12/2020) di Aula Graha Pena Linggau Pos.

Dialog yang dilaksanakan PWI Lubuklinggau, Linggau Pos Media Grup (LMG) dan SMSI Silampari dihadiri CEO LMG Solihin, Kadiskominfo Musi Rawas Abdul Rozak, Kabid Komunikasi Publik Diskominfo Lubuklinggau Febrian Saputra, Ketua PWI Lubuklinggau Endang Kusmadi, Ketua PWI Musi Rawas Jhuan Silitonga, Ketua PWI Muratara Marwan Azhari, Ketua SMSI Silampari Agus H Handoyo, para General Manager dan Pempred dibawah naungan LMG, anggota dan pengurus PWI dan SMSI.

CEO LMG Solihin menjelaskan dalam sambutannya, bahwa Linggau Pos adalah koran harian pertama di Sumbagsel yang terbit di daerah. “Kami menjadi koran pertama yang terbit bukan di ibukota Provinsi,” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua Dewan Pers: Kualitas Kemerdekaan Pers Harus Ditingkatkan

Dalam kesempatan itu, sebagai tuan rumah tempat pelaksanaan dialog, ia mengucapkan terimakasih atas kehadiran Wakil Ketua Dewan Pers. Selain itu, juga mengharapkan Wakil Ketua Dewan Pers juga bisa dilaksanakan verifikasi faktual media di bawah naungan LMG.

Terpisah Ketua PWI Lubuklinggau Endang Kusmadi, mengharapkan peserta dialog memanfaatkan kesempatan langkah ini, dengan sebanyak-banyaknya menggali ilmu dari Wakil Ketua Dewan Pers dan Ketua PWI Sumsel yang memberikan materi secara virtual.

Wakil Ketua Dewan Pers Hendry CH Bangun dalam kesempatan tersebut banyak memberikan trik-trik agar pers sehat dan bisa bersaing menghadapi persaingan. Diantaranya seperti harus tampil beda, bisa menyesuaikan dengan kondisi.

Baca Juga :  Dewan Pers dan Konstituen Konsolidasi Hadapi UKW Palsu

Kemudian wartawan dan perusahaan juga harus mematuhi kode etik, secara ekonomi harus tumbuh. “Maksudnya perusahaan harus untung. Jadi pengelola media harus kreatif,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, wartawan juga harus berkualitas dengan terus menempa diri melalui pelatihan-pelatihan, mengikuti uji kompetensi dan lain sebagainya. “Kalau tangung-tanggung, berhentilah jadi wartawan,” katanya.

Senada dijelaskan Firdaus Komar dalam materinya. Ia mengajak wartawan dan pengelola media untuk kreatif, agar pers bisa bertahan dalam kondisi yang serba sulit ini. “Pers yang sehat tentunya akan memberikan kontribusi kepada daerah,” tambah Firdaus yang hadir secara virtual. (*)

Editor: J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Hukum

Jelang Nataru, Satuan Intelkam Polres Musi Rawas Lakukan Pemetaan Kerawanan

Palembang

Wagub Pimpin Konsultasi Publik Dokumen Final Materi Teknis Muatan Perairan Pesisir Sumsel

Musi Rawas

Hilangkan Angka 8 dan Zig zag, Ujian Praktek SIM C Menggunakan Model Terbaru

Hukum

Tindakan Heriyanto Serahkan Senpira Patut Dicontoh Masyarakat

Palembang

Gandeng PWI Sumsel, IKA Geologi Unsri Gelar Geo-Jurnalistik

Banyuasin

Askolani Buka Porwada Tingkat Provinsi Sumsel di Banyuasin

Banyuasin

Banyuasin sebagai Kabupaten Pertama Terapkan CMS SP2D Online

Palembang

PWI Sumsel Berharap Pemda Tidak Lakukan Refocusing dan Realokasi Anggaran Media