MUSI RAWAS,sumateraheadline– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Musi Rawas (Mura), terus berupaya melakukan percepatan capian vaksinasi Covid-19, khususnya untuk dosis 2. Bahkan, ditargetkan diakhir April atau sebelum Hari Raya Idul Fitri, capian dosis 2 harus mencapai 70 persen.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Mura, Drg Maya Kesuma melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Edwar Zuliyar mengatakan, memang capian vaksin dosis 1 di Kabupaten Mura sudah tinggi yakni mencapai 92,95 persen atau sebanyak 274.206 jiwa.
Hanya saja lanjut dia, untuk capian vaksin dosis 2 masih dibawah 70 persen dan perlu terus ditingkat, atau baru mencapai 66,63 persen atau sebanyak 196.567 jiwa. Begitu juga untuk dosis 3 atau Booster baru mencapai 5,88 persen atau baru 17.359 jiwa orang di vaksin.
“Yang masih perlu diperhatikan adalah capian dosis 2 dan dosis 3 atau Booster, karena masih rendah dan dibawah 70 persen,”kata Edwar, Rabu (13/04/2022).
Dikatakannya, tak hanya itu, disamping dosis 2 dan dosis 3 atau Booster. Pihaknya juga terus berupaya meningkatkan capaian vaksin dosis 1. Sebab, ditargetkan hingga akhir April mendatang, capian vaksin khusus untuk dosis 1 harus sudah diatas 95 persen.
“Artinya masih kurang 2 persen lebih. Termasuk juga dosis 2 ditargetkan diatas 70 persen. Semua ini kita targetkan sebelum Idul Fitri atau hingga akhir April mendatang,” ungkapnya.
Untuk itu sambung Edwar, diharapkan kepada masyarakat untuk senantiasi dengan sukarela datang ke pelayanan kesehatan untuk segera melakukan vaksinasi baik dosis 1, dosis 2 hingga dosis 3. Khususnya untuk masyarakat lanjut usia (Lansia), karena lebih beresiko kematian ketika terpapar Covid-a9.
“Capian lansia saat ini untuk di Kabupaten Mura dosis 1 baru 23.440 orang atau 80,50 persen dan dosis 2 sebanyak 14.562 orang atau 50,01 persen. Namun, tetap kepada semua masyarakat yang belum vaksin, segeralah vaksin,” ujarnya.
Lebih lanjut Edwar menjelaskan, untuk mencapai target tersebut, pihaknya bersama seluruh Puskesmas akan memaksimalkan pelayanan vaksinasi baik di Puskesmas maupun jemput bola, dengan juga memaksimalkan stok vaksin yang ada saat ini.
“Kalau stok vaksin kita masih aman untuk mencapai target tersebut. Untuk vaksin Sinovac masih 11.158 dosis, AZ masih 140 dosis, Frizer masih 9186 dosis dan Covovax masih 14.610 dosis. Sedangkan untuk Moderna saat ini masih kosong,” pungkasnya. (SH-03)









