MUBA, Sumatera Headline – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Zona 4 Field Ramba dan Pendopo bersilaturahmi dengan Pj. Bupati Musi Banyuasin di kantor Bupati Muba pada Selasa (28/06/2022), yang disambut hangat Pj Bupati Muba, Apriyadi.
Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Anggono Mahendrawan beserta rombongan dan pertemuan tersebut membahas rencana sinergi antar Pemerintah Kabupaten Muba dengan SKK Migas – KKKS.
Anggono menyampaikan, sejauh ini industri hulu migas senantiasa berkolaborasi dengan pemerintah daerah melalui Disnakertrans Kabupaten Musi Banyuasin untuk penyerapan tenaga kerja lokal sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan KKKS.
“Sebelumnya telah digarap bersama program unggulan Muba Vocational Center (MVC) yang menjadi harapan bagi kedua pihak agar dapat menjadi wadah bagi putra putri Muba untuk bisa memperoleh pelatihan spesifik dengan sertifikasi nasional ataupun internasional,” ungkap Anggono seraya berharap SDM tersertifikasi ini juga dapat diterima untuk bekerja tidak hanya Muba melainkan lintas provinsi bahkan negara.
Sementara, Pj Bupati Muba Apriyadi mengatakan, sinergi dan kolaborasi yang ada di Dinas Ketenagakerjaan bersama SKK Migas – KKKS merupakan hal yang nyata dalam memberikan kontribusi bagi putra putri di daerah Musi Banyuasin, yang saat ini sudah banyak diterima bekerja di luar daerah Muba.
“Selain menjadi program yang membanggakan MVC ini juga merupakan terobosan pemerintah Kabupaten Muba bersama industri hulu migas,” jelas Apriyadi yang juga membahas mengenai pekerjaan fasilitas Jirak Waterflood, yang dalam waktu dekat proyek besar tersebut akan rampung.
Pada kesempatan itu, Apriyadi meminta PHR Zona 4 tetap berkoordinasi dengan pemerintah serta masyarakat di Kecamatan Jirak dalam mengupayakan kelancaran operasi hulu migas yang ada sehingga dapat memberikan kontribusi bagi daerah Muba dalam bentuk dana bagi hasil migas.
Selanjutnya tanpa menampikan bahwa jalan yang dibangun dan digunakan oleh industri hulu migas juga menjadi jalur yang turut menggerakkan roda perekonomian di daerah,
Apriyadi menyampaikan agar jalan tersebut mendapatkan perhatian dari SKK Migas dengan KKKS nya, agar dapat memberikan efek positif yang lebih besar bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi migas, maka jalan tersebut dapat diperbaiki secara bertahap sesuai dengan kemampuan yang ada.
“Bila kemarin sudah diperbaiki 2 km maka sisa jalan sepanjang 1,9 km ditahap selanjutnya agar dapat diperbaiki sehingga dapat pula dinikmati oleh masyarakat,” ujarnya.
Apriyadi berpesan, agar sinergitas kolaborasi hulu migas dan Pemkab Muba dapat terus ditingkatkan, sehingga target pemerintah dalam mencapai ketahanan energi terealisasi dengan tetap memperhatikan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Sementara, Field Manager PHR Regional 1 Zona 4 Field Pendopo I Wayan Sumerta mengatakan kesiapannya dalam memberikan kontribusi upaya peningkatan produksi migas di area jirak.
Dengan rampungnya pekerjaan tersebut, ungkap nya, maka berakhir pula hubungan kontrak antara PHR Regional 1 Zona 4 Field Pendopo dengan pihak pelaksana proyek beserta mitranya, dengan harapan transisi tersebut berjalan lancar dengan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat sekitar.
Namun demikian, sambungnya, secara perlahan juga akan diiringi dengan penurunan serapan tenaga kerja.
Selain itu, Wayan menambahkan, program pengembangan masyarakat yang dilakukan di area Jirak khususnya di Ring-1 Operasi PHR Zona 4, yang telah disetujui SKK Migas akan dan terus direalisasikan dengan kerjasama yang baik bersama Bappeda Kabupaten Muba.
Sumber: Ril SKK Migas









