Home / Nusantara

Sabtu, 13 April 2019 - 00:59 WIB

Mendagri Optimis Partisipasi Pemilu 2019 Melebihi Target 77,5%

SURABAYA, SH – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku optimistis partisipasi pemilih pada Pemilu Serentak 2019 bisa melebihi target di atas 77,5 persen yang ditargetkan KPU. Mendagri juga yakin pemilih dari generasi muda akan menggunakan hak pilihnya dan tidak bersikap Golput.

Hal itu disampaikan Mendagri kepada media usai menjadi narasumber pada acara talkshow iVote yang diselenggarakan Omah Jaman Now di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya Trenggilis, Surabaya, Jumat (12/4).

Lebih lanjut, Mendagri mengaku optimistis karena hingga kini tingkat perekaman KTP elektronik sudah mencapai 98,5 persen dan Mahkamah Konstitusi (MK) juga sudah membuat putusan untuk membolehkan Suket (surat keterangan memilih) sebagai syarat untuk memilih pada Pemilu Serentak 2019.

Baca Juga :  Wujudkan Kawasan Sehat, Bupati Musi Rawas Terima Penghargaan Swasti Saba Padapa

“Saya optimistis partisipasi pemilih bisa di atas 77,5 persen lebih, mudah-mudahan bisa mencapai 80 persen,” ujarnya.

Begitu juga, Mendagri yakin pemilih dari generasi muda tidak bersikap Golput.

“Saya cukup optimis bahwa tingkat Golput dari generasi muda ini akan berkurang ya. Kami tidak bisa memprediksi harus tidak ada, karena Golput itu sebuah pilihan. Tapi, saya kira sebagai warga negara yang punya hak pilih dan hak konstitusionalnya terjamin saya kira dia akan menggunakan hak plihnya, yang dia yakini benar dan yang dia yakini baik,” ujar Tjahjo.

Baca Juga :  Agus Fatoni Dilantik sebagai Pj Gubernur Sumsel

Ditanya soal dua persen warga yang belum melakukan perekaman KTP-el, Mendagri berharap warga masyarakat untuk bersikap pro-aktif. Ia mengungkapkan warga yang belum merekam data kependudukan, paling banyak di perkotaan dan ada yang tinggal di luar negeri.

“Ya proaktif masyarakat. Paling banyak di perkotaan, ada sebagian yang di luar negeri, sebagian ada yang di Papua. Warga di kota- kota besar yang mungkin mereka sulit untuk meluangkan waktu ke Dinas Dukcapil, atau warganya yang sering ke luar negeri, ini tergantung sikap proaktif masyarakat,” kata Mendagri.

Editor : J. Silitonga

Sumber : Humas Kemendagri

Share :

Baca Juga

Nusantara

Bertemu Yusril, Presiden Jokowi Bahas Ketatanegaraan

Nusantara

Strategi Kementerian PPPA Hapuskan Pekerja Anak di Indonesia

Nusantara

RUU P2APBN 2021 Disahkan Menjadi Undang Undang
Kakorlantas

Hukum

Angka Mudik 2024 di Prediksi Meningkat, Mencapai 136,7 Juta

Nusantara

SKK Migas dan Pemkab Musi Banyuasin Tandatangani Nota Kesepakatan Sinergi Hulu Migas

Nusantara

Presiden Jokowi Minta RAPBN 2020 Lebih Diefisienkan

Nusantara

Sinergitas Antara Pemerintah Pusat dan Daerah Sangat Penting Dalam Mengatasi Covid-19

Muara Enim

SKK Migas Kunjungi Lokasi Temuan Migas Baru di Sumatera Selatan