Home / Nusantara

Minggu, 12 Juni 2022 - 12:58 WIB

Dukung Produk Dalam Negeri, 1200 Metriks Ton Pipa di Ekspor ke Uganda dan Kuwait

SKK Migas

SKK Migas

JAKARTA, Sumatera Headline – Tim Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama perwakilan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)  melakukan beberapa rangkaian kunjungan ke sejumlah pabrikan dan vendor lokal di Batam, Kepulauan Riau. Dalam kegiatan tersebut SKK Migas dan KKKS juga menyaksikan pelepasan 1.200 metriks ton pipa OCTG (Oil Country Tubular Goods) produksi PT Citra Tubindo Tbk, ke Uganda dan Kuwait.

“Kami melihat langsung bagaimana pabrikan dan vendor lokal di Batam terus mengembangkan kemampuan dan kapasitasnya, sehingga mampu membuat dan memasok produk-produk berkualitas yang dibutuhkan oleh industri hulu migas. Bahkan produk mereka ini bisa bersaing menembus pasar global, bahkan membantu mereka memperkuat kemampuan perusahaan sehingga mencapai level saat ini,” kata Kepala Divisi Pengelolaan Rantai Suplai dan Analisis Biaya SKK Migas, Erwin Suryadi.

Dalam kunjungan lapangan itu, tim SKK Migas dan KKKS mengunjungi fasilitas manufaktur PT Imeco Inter Sarana dan PT Pertamina Patra Niaga di kawasan Batu Ampar, serta melihat aktivitas pabrikasi di PT APPIPA dan PT Citra Tubindo Tbk., yang berada di kawasan industri Kabil, Batam. Khusus di PT Citra Tubindo Tbk, rombongan meninjau fasilitas Pelabuhan Umum Citranusa Kabil yang dikelola oleh PT Sarana Citranusa Kabil sebagai anak perusahaan PT Citra Tubindo Tbk.

Baca Juga :  Premier Oil Melakukan Pengeboran Laut Dalam di WK Andaman II

Erwin menambahkan, SKK Migas terus mendorong penggunaan barang dan jasa dalam negeri, sehingga industri hulu migas semakin memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. Dengan meningkatnya peran pabrikan, vendor lokal dan UMKM binaan, maka industri hulu migas menciptakan dampak berganda terhadap sektor-sektor lainnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Citra Tubindo Tbk, Satya Haragandhi mengatakan, pipa OCTG buatan pabriknya juga diekspor ke negara lain seperti Amerika Serikat dan negara-negara Asia lainnya.

“Produk lokal tidak identik dengan kualitas rendah. Kami ingin membuktikan bahwa produk lokal juga bisa bersaing, tidak hanya di dalam negeri tapi juga di pasar global,” imbuhnya.

Kunjungan tim SKK Migas dan KKKS ke pabrikan dan vendor lokal ini merupakan bagian dari acara Pra Kegiatan Forum Kapasitas Nasional (Kapnas) 2022 area operasi Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), yang berlangsung selama tiga hari di Batam, Kepulauan Riau. Acara itu sendiri diikuti 22 pabrikan dan vendor lokal,  12 UMKM binaan, serta dihadiri perwakilan pemerintahan daerah di Propinsi Riau dan Propinsi Kepulauan Riau.

Baca Juga :  Tanam 55.000 Pohon Mangrove, Medco E&P Raih Apresiasi Gubernur Sumsel

Turut hadir di kegiatan itu antara lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Riau, Adi Prihantara, Bupati Siak, Alfedri; perwakilan Pemkab Bengkalis, Heri Indra Putra; dan perwakilan Pemkab Kampar, Suhermi, serta Kepala Dinas ESDM Propinsi Riau, Evaferita.

“Kami berharap semua pihak yang terlibat di Pra Kegiatan Forum Kapasitas Nasional dapat memanfaatkan peluang dari kegiatan ini, karena sudah banyak pabrikan Indonesia yang memiliki barang dengan kualitas tinggi dan harga yang kompetitif. Terbukti dari kunjungan yang telah kami lakukan, beberapa pabrikan Indonesia nyatanya mampu bersaing di pasar global. Semoga kegiatan Forum Kapasitas Nasional menjadi pemicu bagi perusahaan penunjang industri hulu migas untuk berlomba masuk ke pasar internasional,” kara Erwin.

Terkait prestasi yang ditorehkan oleh beberapa pabrikan di wilayah operasional Sumbagut, Plt Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas, Rudi Satwiko mengapresiasi pabrikan yang  bekerja keras untuk meningkatkan kualitas produknya agar mampu bersaing di pasar global.

“Upaya SKK Migas dalam mendorong industri penunjang lokal untuk tumbuh dan berkembang akan semakin kami tingkatkan, agar efek berganda terhadap sektor lainnya dapat terwujud,” ujar Rudi. (SH-02)

Sumber: Humas SKK Migas

Share :

Baca Juga

Nusantara

Gubernur Kalsel Setuju Porwanas Digelar Agustus 2024

Nusantara

Inilah Mekanisme Keringanan Tagihan Listrik Bagi Pelanggan 450 VA dan 900 VA Subsidi

Nusantara

Audiensi SMSI-DPR RI, Perspektif dan Tone Pemberitaan Sulit Disatukan

Nusantara

Menteri PAN-RB : ASN Tetap Jaga Netralitas, Jangan Masuk ke dalam Hiruk Pikuk Opini Politik

Nusantara

Presiden Jokowi: Tingkatkan Produktivitas Sektor Pertanian di Papua Barat

Nusantara

Pembangunan Ruas Tol Baru Hingga 2024 Ditargetkan 2.724 Km

Ekonomi

PON XX Papua Diundur 2021, Kementerian PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pekerjaan Venues

Nusantara

Ketua DK PWI Pusat: Ketua PWI Kabupaten Tidak Berwenang Memecat Anggota