Home / Covid-19 / Nusantara / Sumsel

Senin, 23 Maret 2020 - 10:47 WIB

Penjelasan Jokowi Tentang Klorokuin

JAKARTA, SH – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan penjelasan bahwa Klorokuin merupakan produksi dari Indonesia dalam hal ini Kimia Farma.

”Dan pada pagi hari ini saya juga ingin menyampaikan mengenai yang berkaitan dengan klorokuin. Ini adalah produksi negara kita, produksi Indonesia. Barang ini adalah produksi Indonesia, produksi Kimia Farma,” tutur Presiden usai pengecekan ke Wisma Atlet, Kemayoran, Provinsi DKI Jakarta, Senin (23/3).

Klorokuin, menurut Presiden, bukanlah obat first line tetapi obat second line karena memang obat Virus Korona (Covid-19) ini belum ada dan juga belum ada antivirusnya.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Sumsel, 478 Orang Sembuh dan 703 Orang Masa Penyembuhan

”Tetapi dari pengalaman beberapa negara, klorokuin ini sudah digunakan dan banyak pasien Covid-19 yang sembuh dan membaik kondisinya,” katanya.

Baca juga:

Menurut Presiden, obat ini bukan obat bebas, jadi penggunaannya harus melalui resep dokter dan Pemerintah telah memiliki stok klorokuin sebanyak 3 juta.

”Jadi untuk pasien Covid-19 yang ada di rumah sakit jika dianggap dokter yang merawatnya klorokuin ini cocok untuk pasien tersebut pasti akan diberikan,” kata Presiden.

Baca Juga :  Polres Musi Rawas Mulai Lakukan Pemberian Vaksin Booster

Sebagai informasi, selain klorokuin, Pemerintah juga telah menyiapkan Avigan sebagai alternatif untuk pasien Covid-19.

”Obat ini sudah dicoba oleh 1, 2, 3 negara dan memberikan kesembuhan, yaitu Avigan. Kita telah mendatangkan 5 ribu, akan kita coba, dan dalam proses pemesanan 2 juta. Kemudian yang kedua Chloroquine, ini kita telah siap 3 juta,” kata Presiden pada keterangan pers pada Jumat (20/3), di Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta.

Editor: J. Silitonga

Sumber: Setkab

Share :

Baca Juga

Nusantara

Pemasangan Bilah Pertama Garuda di Kantor Presiden IKN

Palembang

Audiensi, Gubernur Ajak PWPSS Kembangkan Budaya Sumsel di Kancah Nasional

Covid-19

Positif Covid-19 di Musi Rawas Bertambah 7 Kasus, Terdapat 2 Balita dan 1 Kasus Impor

Musi Rawas

Tiga Penjual Tuak Disidangkan

Advertorial

Pelayanan Publik dengan Kualitas Tertinggi, Kabupaten Musi Rawas Diganjar Penghargaan dari Ombudsman RI

Musi Rawas

Pinang Tak Lagi Sekadar Buah, tapi Harapan: Kisah KWT Melati Bangkitkan Ekonomi Desa Sukakarya

Musi Rawas

Wabup : Musrenbang Jangan Hanya Seremonial

Musi Rawas

Seratus Persen Migrasi ke Listrik Pra Bayar, Desa Purwodadi Ditetapkan Sebagai Kampung Pintar