Home / Nusantara

Sabtu, 12 Mei 2018 - 10:22 WIB

Lincahnya Presiden Jokowi saat Bermain Basket dengan Pemain DBL

BOGOR, Sumatera Headline – Sebelum bertolak ke Pasuruan untuk melakukan kunjungan kerja, Presiden Joko Widodo menyempatkan untuk berolahraga. Sabtu, (12/52018) pagi, Presiden mengajak pemain yang tergabung dalam Developmental Basketball League (DBL) untuk bermain basket.

Presiden tiba di halaman belakang Istana Kepresidenan Bogor yang telah disulap menjadi lapangan basket sekitar pukul 07.40. Ia tampak mengenakan jaket Asian Games berwarna merah.

Kedatangan Kepala Negara ini disambut dengan antusias oleh para pemain DBL yang telah terlebih dahulu hadir. Tampak hadir juga Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan Presiden Direktur/Founder DBL Indonesia Azrul Ananda.

Saat bertanding Presiden Jokowi tergabung dengan Tim Merah bersama Menpora dan 3 pemain DBL. Sementara Tim Putih diperkuat oleh Pramono Anung, Azrul Ananda, dan 3 pemain DBL lainnya. Sebelum memulai pertandingan, kedua tim melakukan foto bersama.

Baca Juga :  Rumah Pengasingan Bung Karno, Awal Lahirnya Pancasila

Pertandingan berjalan dengan seru. Presiden yang mengenakan kaos dengan nomor punggung 1 tampak cukup lincah melakukan dribble dan shooting. Pertandingan sendiri berakhir untuk kemenangan Tim Putih.

“Terakhir main 37 tahun lalu, tahu-tahu disuruh main. Pegang bola saja terakhir pas mahasiswa semester 4. Cari keringat saja, sama untuk refreshing,” ujar Presiden seusai pertandingan.

Presiden mengatakan bahwa jika kompetisi dimulai dari bawah pada usia muda, maka hasilnya akan lebih baik. Harapannya, lanjut Presiden, nanti akan muncul atlet-atlet potensial untuk tim nasional.

“Semakin banyak kompetisi-kompetisi akan makin baik saya kira. DBL ini sudah lama ya dari provinsi ke provinsi, dari kota ke kota. Saya kira sudah bagus seperti ini,” lanjutnya.

Baca Juga :  Presiden Jokowi: Tingkatkan Produktivitas Sektor Pertanian di Papua Barat

Untuk diketahui, DBL adalah sebuah kompetisi liga bola basket pelajar SMP dan SMA terbesar di Indonesia. Liga ini dimulai pada tahun 2004 di Surabaya. Pemain harus student athlete di mana performa mereka di ruang kelas sama pentingnya dengan performa mereka di lapangan basket.

Presiden juga mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari promosi Asian Games.

“Oh iya. Sebelum masuk Agustus ini urusannya olahraga terus. Biar panas, sehingga masyarakat bisa tahu kalau kita akan memiliki sebuah perhelatan besar Asian Games yang ke-18,” pungkasnya.

Naskah : Bey Machmudin

Editor : J. Silitonga

Sumber : Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Share :

Baca Juga

Nusantara

Dr. Ema Siti Huzaemah Ahmad Ditunjuk sebagai Kajari Musi Rawas, Vivi Eka Fatma Promosi ke JAM Bin Kejagung

Nusantara

SMSI Masuk Tim Media Task Force Sustainability Dewan Pers

Kesehatan

BPOM Terbitkan EUA Vaksin Produksi Dalam Negeri Indovac

Nusantara

Menjadi Konstituen Dewan Pers, SMSI Satukan Perusahaan Pers di Era Baru

Nusantara

Kementrian LHK Tinjau Pelaksanaan Rehabilitasi DAS Medco E&P di Sumatera Selatan

Nusantara

Komitmen National Dong Hwa University Wujudkan Taiwan Ramah PMI

Nusantara

Aksi Nyata Bersama Masyarakat Untuk Keberlanjutan Ekosistem Melalui Festival Lingkungan Astra

Nusantara

Dampak Ekonomi Bagi Penyelenggara Asian Games
error: Content is protected !!