Home / Musi Rawas / Sumsel

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 13:14 WIB

Kembangkan Inovasi Antikorosi di Desa Sukakarya, Pertamina EP Pendopo Field Tanam Pohon Pinang Betara

PT pertamina melakukan penanaman pohon Pinang Betara Guna Kembangkan Inovasi Antikorosi di Desa Sukakarya

PT pertamina melakukan penanaman pohon Pinang Betara Guna Kembangkan Inovasi Antikorosi di Desa Sukakarya

MUSI RAWAS – Sebagai wujud partisipasi program penghijauan, PT Pertamina EP (PEP) Pendopo Field bersama masyarakat Desa Sukakarya, Kecamatan STL Ulu Trawas, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, melaksanakan seremonial penanaman 2.000 pohon pinang jenis betara, pada Kamis (05/09).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan berkontribusi terhadap keberlanjutan ekosistem di wilayah tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat STL Ulu Terawas, OPD Kabupaten Musi Rawas yakni Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pertanian, Dinas Perhutanan dan Perkebunan, Dinas Lingkungan Hidup hingga Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah XIII serta Kepala Desa Sukakarya.

Senior Manager Pendopo Field, I Wayan Sumerta, dalam sambutannya menekankan kolaborasi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs yakni tujuan 13 Tentang Penanganan Perubahan Iklim dan tujuan 15 Tentang Keberlanjutan Ekosistem Darat, yang dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas, terintegritas, terarah, dan terukur dampaknya.

Baca Juga :  Peduli Pendidikan, Pertamina EP Ramba Field Laksanakan Program Pertamina Mengajar

“Penanaman pohon pinang betara ini merupakan investasi pohon yang dilakukan untuk mendapatkan manfaat yang lebih luas yaitu udara yang lebih bersih, mengurangi dampak pemanasan global, menyerap polusi, menjawab isu dekarbonasi, serta terdapat manfaat lebih dari itu yaitu manfaat secara ekonomi,” ujar Wayan.

Dalam kegiatan penanaman pohon, diadakan juga workshop pemanfaatan buah pinang sebagai bahan anti korosif, berkolaborasi dengan Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada. Prof. Nuryono, ketua tim peneliti, menjelaskan bahwa riset menunjukkan biji pinang mengandung senyawa tannin yang bermanfaat untuk industri.

Workshop ini diikuti anggota kelompok KWT Melati dan Petani Desa Sukakarya yang belajar tentang pengolahan biji pinang sebagai zat inhibitor antikorosi, serta manfaatnya untuk mengurangi dampak zat besi pada tanaman padi.

“Terdapat senyawa kimia polifenol yang bersifat polar dan berwarna kecoklatan. Pengujian dilakukan dengan dua metode yaitu uji kualitatif dilakukan dengan penetesan larutan feri klorida 1% pada ekstrak tannin dan uji kuantitatif untuk menentukan kadar senyawa tannin dalam ekstrak dengan spektrofotometer UV-Vis. Hasilnya bahwa biji buah pinang memiliki kandungan tannin,” jelas Prof. Nuryono.

Baca Juga :  Kunjungi Blok Rokan, Menteri ESDM Minta Naikkan Produksi untuk Jaga Ketahanan Energi Nasional

Edi Cahyono, KPH Wilayah XIII, menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya rutinitas, tetapi juga upaya untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Ia mengapresiasi PEP Pendopo Field atas dukungannya dalam pelestarian lingkungan.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat sekitar Bukit Cogong Lestari, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada PEP Pendopo Field yang telah membantu masyarakat di sekitar Bukit Cogong Lestari dalam upaya pelestarian lingkungan yang akan memberikan manfaat keuntungan secara ekonomi, kesehatan, dan kualitas hidup masyarakat,” ujar Edi Cahyono.

Editor: Jhuan

Share :

Baca Juga

Palembang

Pengajian Ramadhan, Gubernur Sumsel Ajak Mitra Sosial Peduli Terhadap Sesama

Lubuklinggau

Wakil Walikota Lubuklinggau Buka Kegiatan Advokasi Pengasuhan 1000 HPK

Musi Rawas

1.200 Personel Siap Mengamankan Kampanye Prabowo di Mataram

Berita TNI

Diwanti-Wanti, Ibu-Ibu Persit Harus Maksimal di TMMD Cikuya

Banyuasin

Bantah Rugikan Negara, Odira Energy Karang Agung Tegaskan Jalankan Kegiatan Sesuai Aturan

Muratara

SKK Migas – KKKS Seleraya Merangin Dua Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir Muratara

Lubuklinggau

25 Anggota Polwan Kunjungi Tiga Sekolah

Lahat

Tuntut Tolak Pungli di Sekolah, Puluhan Massa Geruduk DPRD Lahat