Home / Lubuklinggau / Sumsel

Kamis, 24 Maret 2022 - 11:45 WIB

Wakil Walikota Lubuklinggau Buka Kegiatan Advokasi Pengasuhan 1000 HPK

Wakil Wali Kota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar membuka kegiatan Advokasi Pengasuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) serta Peningkatan Kapasitas Program Percepatan Penurunan Stunting di Kota Lubuklinggau yang dilaksanakan di Hotel Dewinda Lubuklinggau, (24/3)

Wakil Wali Kota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar membuka kegiatan Advokasi Pengasuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) serta Peningkatan Kapasitas Program Percepatan Penurunan Stunting di Kota Lubuklinggau yang dilaksanakan di Hotel Dewinda Lubuklinggau, (24/3)

LUBUKLINGGAU, Sumatera Headline – Wakil Wali Kota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar membuka kegiatan Advokasi Pengasuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) serta Peningkatan Kapasitas Program Percepatan Penurunan Stunting di Kota Lubuklinggau yang dilaksanakan di Hotel Dewinda Lubuklinggau, Kamis (24/3/2022).

Kepala DPPKB Kota Lubuklinggau, Henny Fitrianty dalam kesempatan itu mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada peserta tentang pentingnya 1000 HPK dalam upaya percepatan penurunan stunting sekaligus memberikan pemahaman mengenai tugas pokok dan fungsi tim pendamping keluarga.

“Adapun peserta dari kegiatan ini adalah para penyuluh KB, PKK Kota, PKK Kecamatan, PKK Kelurahan, Bidan, Kader KB, dan Kader BKB yang ada di Kota Lubuklinggau,” ungkapnya.

Henny juga menjelaskan dalam kegiatan ini dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara DPPKB Kota Lubuklinggau dengan pihak kecamatan se-Kota Lubuklinggau dan KUA se-Kota Lubuklinggau dalam upaya mendukung pendidikan pra nikah bagi calon pengantin.

Baca Juga :  Wawako Lubuklinggau Buka Kegiatan Pelatihan Subsektor Ekonomi Kreatif

Sementara itu, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Medi Haryanto dalam sambutannya mengatakan sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor: 21 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting dibentuklah tim pendamping keluarga.

“Rencana aksi nasional ini bertujuan untuk menurunkan angka stunting di Indonesia secara nasional. Meskipun terjadi penurunan angka stunting sebesar 27,67 persen, namun angka tersebut masih dinilai tinggi oleh WHO yang menargetkan angka stunting tidak boleh lebih dari 20 persen atau 17 persen di Indonesia di tahun 2024,” paparnya.

Dalam pelaksanaan penurunan stunting tersebut lanjut, Medi tidak bisa sendiri-sendiri, harus dilakukan secara terintegrasi dan terkoordinasi dari pusat hingga daerah.

Untuk itu dibutuhkan kerjasama semua pihak agar program penurunan stunting dapat berhasil sebagaimana diharapkan.

Baca Juga :  Pengurus Koni Kota Lubuklinggau Dilantik, Bambang Rubiyanto Jabat Ketua

Wakil Wali Kota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar dalam arahannya mengatakan pentingnya persiapan 1000 HPK dimulai dari proses perkawinan.

“Untuk mencegah stunting, memang harus disiapkan sedini mungkin, mulai dari proses sebelum pernikahan. Untuk itu, disinilah peran penting pendamping keluarga dan KUA di setiap kecamatan dalam mengedukasi masyarakat,” katanya.

Wawako berharap, para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan program aksi penurunan stunting di Kota Lubuklinggau sesuai target sebagaimana diinginkan.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Ketua I TP PKK Kota Lubuklinggau, Hj Sri Haryati Sulaiman, Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Kota Lubuklinggau, H Abdul Haris Putra, Ketua IDI Kota Lubuklinggau, dan camat se- Kota Lubuklinggau.

Editor: J Silitonga
Sumber: Ril Kominfo

Share :

Baca Juga

Palembang

‘Ngopi’ Bareng PWI, Kapolda Sumsel Janji Tak Ada Kasus Yang ‘Berulang Tahun’

Lahat

Wagub Sumsel Cik Ujang Gelar Halal Bihalal di Lahat, Warga Antusias Hadir

Musi Rawas

Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Bupati Musi Rawas Resmikan Program Pamsimas

Musi Rawas

Sinergitas TNI dan Polri di Musi Rawas Tak Perlu Diragukan, Ini Buktinya

Kriminal

Ribuan Pil Ekstasi dan Sabu Gagal Beredar, Dua Kurir Asal Riau Diringkus di Muratara

Lubuklinggau

Diskominfo Kota Lubuklinggau Hadiri HPN Surabaya

Musi Rawas

Tiga Rumah Warga di Muara Kati Baru I Ludes Terbakar

Kriminal

Warga Petunang Temukan Mayat Tanpa Identitas di Pinggir Sungai Kelingi