Home / Kriminal / Palembang / Sumsel

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:13 WIB

Tiga Kasus Besar Diungkap, Polda Sumsel Musnahkan Puluhan Kilogram Narkotika

Kapolda Sumsel Pimpin Pemusnahan Barang Bukti Narkotika dari Tiga Pengungkapan Besar, 19,6 Kg Sabu, 73.536 Butir Ekstasi, dan 6,4 Kg Ganja

Kapolda Sumsel Pimpin Pemusnahan Barang Bukti Narkotika dari Tiga Pengungkapan Besar, 19,6 Kg Sabu, 73.536 Butir Ekstasi, dan 6,4 Kg Ganja

PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan memusnahkan barang bukti narkotika hasil tiga pengungkapan kasus besar di halaman Mapolrestabes Palembang, Selasa (28/7/2026). Pemusnahan dipimpin langsung Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho sebagai bagian dari upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika.

Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari pengungkapan Ditresnarkoba Polda Sumsel, Polrestabes Palembang, dan Polres Ogan Komering Ilir. Total barang bukti meliputi 19.618,495 gram sabu, 73.536 butir pil ekstasi, dan 6.495,76 gram ganja.

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho mengatakan pemberantasan narkotika merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah untuk melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

“Pemberantasan narkotika bukan hanya penegakan hukum, tetapi juga bentuk perlindungan negara terhadap masyarakat. Setiap gram narkotika yang berhasil kami sita dan musnahkan merupakan langkah nyata menyelamatkan generasi bangsa serta mempersempit ruang gerak jaringan peredaran gelap narkotika di Sumatera Selatan,” ujar Sandi.

Baca Juga :  Wakapolda Sumsel Lakukan Pemeriksaan 2229 Pemegang Senpi Dinas

Menurut dia, barang bukti yang dimusnahkan diperkirakan telah menyelamatkan sekitar 349.753 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika. Selain itu, nilai ekonomi jaringan kejahatan yang berhasil diputus diperkirakan mencapai lebih dari Rp 30 miliar.

Pemusnahan barang bukti disaksikan Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, jajaran pejabat utama Polda Sumsel, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Mahar Budi Adityawan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kejaksaan, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan instansi terkait.

Barang bukti dimusnahkan secara terbuka dengan cara dicampurkan ke dalam drum berisi cairan pembersih, kemudian dihancurkan hingga tidak dapat digunakan kembali. Proses tersebut dilakukan sebagai bentuk transparansi penanganan barang bukti perkara narkotika.

Baca Juga :  SKK Migas dan Polda Sumsel Tandatangani PKS tentang Pengamanan Obvitnas Hulu Migas

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Mahar Budi Adityawan mengatakan pemusnahan barang bukti menjadi wujud akuntabilitas aparat penegak hukum kepada masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk transparansi, akuntabilitas, serta komitmen seluruh aparat penegak hukum dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya menegaskan Polda Sumsel akan terus memperkuat langkah preventif, preemtif, dan represif untuk menekan peredaran narkotika.

Ia mengatakan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan Sumatera Selatan yang aman dan bebas dari ancaman narkotika.

Editor: Jhuan

Share :

Baca Juga

Kriminal

Gara-gara Nonton Film Porno, Pelajar SMP Rudapaksa Keponakan Sendiri

Musi Rawas

Penyaluran Pupuk Subsidi di Sumberrejo “Carut Marut”

Advertorial

DPRD Lubuklinggau Sahkan Nota Keuangan dan Perda APBD Perubahan 2021

Kriminal

Dalam Hitungan Jam, Polisi Berhasil Ringkus Dalang Perampokan

Banyuasin

Askolani Buka Porwada Tingkat Provinsi Sumsel di Banyuasin

Musi Rawas

Sertijab, AKP Polin Pakpahan Jabat Kabag Ops Polres Musi Rawas Gantikan Kompol Feby Pebiana

Palembang

PWI Sumsel Gandeng SKK Migas Gelar UKW

Banyuasin

SKK Migas dan Sele Raya Belida Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Banyuasin