Home / Nusantara

Minggu, 8 April 2018 - 16:19 WIB

Tol Ciawi – Cigombong ditargetkan Beroperasi Juli 2018

SUKABUMI, Sumatera Headline – Presiden Joko Widodo berharap proyek jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) untuk ruas Jalan Tol Ciawi – Sukabumi Seksi 1 dengan ruas Ciawi – Cigombong sepanjang 15,35 kilometer dapat beroperasi pada Juli tahun ini. Hal tersebut diungkapkan Presiden ketika meninjau langsung proyek tol Bocimi, Minggu, (8/4/2018).

“Kita harapkan nanti bulan Juli ini dari Ciawi sampai Cigombong kita buka. Kemudian sampai ke Cibadak kira-kira 2019 akan selesai. Sampai Sukabumi Timur 2020 selesai,” ujar Presiden.

Peninjauan tol Bocimi oleh Presiden ini dilakukan dalam perjalanan kembali ke Bogor dari Stasiun Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada pukul 16.05 WIB, setelah melakukan kunjungan kerja ke Sukabumi. Presiden meninjau lokasi proyek yang terletak antara Stasiun Cicurug dan Stasiun Cigombong.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Tinjau Kesiapan Lokasi KTT ASEAN ke-43

Presiden mengatakan titik utama kemacetan berada di sekitar Cibadak. Oleh karena itu, jika tol Bocimi ini sudah rampung, maka akan bisa mengurai kemacetan dengan cukup signifikan.

“Kalau dari Ciawi ke Cigombong itu sudah buka itu akan mengurai kemacetan yang lumayan besar. Apalagi kalau sudah sampai Cibadak karena sekarang ini paling ruwetnya ada di Cibadak. Jadi kalau sudah sampai ke sana 2019 akan mengurai kemacetan yang sangat banyak,” lanjutnya.

Sementara itu terkait masalah pembebasan lahan, Presiden mengatakan bahwa dirinya tidak menerima laporan mengenai hal itu. Pembangunan tol Bocimi secara keseluruhan menurutnya sudah berjalan dengan baik.

“Tidak ada masalah, progresnya baik. Biasanya dalam pembebasan ada satu atau dua (masalah). Ini tidak ada laporan ke saya dari PU maupun dari BUMN yang mengerjakan. Semuanya progresnya baik tinggal nunggu nanti bulan Juli insyaallah sudah bisa kita operasikan yang Ciawi-Cigombong,” katanya.

Baca Juga :  Indonesia Dukung Penguatan Pembangunan Infrastruktur di Negara Berkembang

Turut hadir mendampingi Presiden dalam peninjauan ini, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Setelah meninjau proyek tol Bocimi, Kereta Api Luar Biasa RI-1 melanjutkan perjalanan dan di Stasiun Maseng, Kabupaten Bogor saat kereta berhenti, Presiden sempat menyapa masyarakat dan membagi-bagikan kaos serta buku tulis.

Dari Stasiun Maseng, Kereta Api Luar Biasa RI-1 melanjutkan perjalanan dan tiba di Stasiun Bogor pada pukul 17.45 WIB.

Naskah : Bey Machmudin

Editor : J. Silitonga

Sumber : Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Presiden Jokowi Kunjungi Pabrik Kopiko di Filipina

Nusantara

Rancangan Perpres tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital Mendukung Jurnalisme Berkualitas, Sebuah Langkah Anti Demokrasi

Ekonomi

AMMDes Akan Dipasarkan April 2019

Nusantara

PWI Minta 20.000 Wartawannya Patuhi UU Pers dan Larang Ikuti UKW Abal-Abal

Covid-19

Empat Pandangan Presiden Jokowi Terkait SDGs di Forum Tingkat Tinggi Dewan Ekonomi Sosial PBB

Musi Rawas

Diskusi Bupati Musi Rawas dengan Irjen ESDM, Guna Percepatan Pembangunan di Musi Rawas

Nusantara

Unggulkan Kemandirian Pangan dan Energi untuk Rakyat

Ekonomi

Menteri BUMN Dorong Kendaraan Berbasis Energi Hijau Tumbuh Masif