Home / Nusantara

Sabtu, 22 November 2025 - 11:02 WIB

Dosen Spesialis Medikal Bedah Unimus Lolos Hibah Nasional RisetMu 2025

Prima Trisna Aji, dosen Program Studi Spesialis Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus)

Prima Trisna Aji, dosen Program Studi Spesialis Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus)

SEMARANG – Prima Trisna Aji, dosen Program Studi Spesialis Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), berhasil meraih pendanaan Hibah Nasional RisetMu Batch IX Tahun 2025 yang diselenggarakan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.

Nama Prima tercantum dalam pengumuman resmi penerima pendanaan, melalui proposal berjudul Efektivitas Program Nurse-Led Self-Management Berbasis Edukasi Tatap Muka dan Buku Saku Digital terhadap Kepatuhan Minum Obat dan Tekanan Darah Pasien Hipertensi di Klinik Pratama Jatipuro Muhammadiyah Karanganyar.

Keberhasilan ini menjadi capaian penting bagi Unimus, mengingat program hibah RisetMu dikenal memiliki tingkat kompetisi yang ketat. Ribuan proposal diajukan setiap tahun dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (PTMA), dan hanya sebagian kecil yang dinyatakan layak didanai berdasarkan aspek inovasi, urgensi masalah, hingga kontribusi penelitian terhadap pengembangan ilmu dan praktik layanan kesehatan.

Baca Juga :  Mahasiswa D3 Keperawatan Stikes Mambaul Ulum Surakarta Jalani KKN di Kota Boyolali

Prima menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diraihnya.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas amanah ini. Hibah ini menjadi tanggung jawab besar untuk menghadirkan penelitian yang bermanfaat bagi praktik keperawatan. Terima kasih kepada LPPM Unimus serta Kaprodi Spesialis Medikal Bedah yang selalu mendukung proses akademik dan penelitian kami,” ujarnya.

Penelitian yang diusulkan Prima dinilai memiliki unsur kebaruan karena menggabungkan dua metode edukasi kesehatan, yakni edukasi tatap muka dan dukungan buku saku digital. Model nurse-led self-management ini menempatkan perawat sebagai fasilitator utama perubahan perilaku pasien sekaligus memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kepatuhan minum obat dan pemantauan tekanan darah.

Pendekatan ini diharapkan mampu menjawab tantangan edukasi kesehatan yang sering kali terputus antara kunjungan klinis dan pemantauan mandiri di rumah.

Baca Juga :  Bolehkah Pasien Jantung Koroner Melakukan Ibadah Puasa?

Kaprodi Spesialis Medikal Bedah Unimus, Dr. Yuni Armi, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut.

Prestasi lolos hibah RisetMu bukan hanya capaian personal, tetapi juga menjadi bagian penting untuk penguatan budaya riset dan akreditasi prodi. Penelitian ini memberi kontribusi besar pada pengembangan ilmu keperawatan, terutama pendekatan self-management berbasis teknologi,” jelasnya.

Ia menambahkan, riset inovatif seperti ini sangat dibutuhkan untuk menghadapi peningkatan kasus penyakit tidak menular, khususnya hipertensi yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia.

Dengan lolosnya penelitian ini, Unimus kembali menunjukkan komitmennya dalam kontribusi penelitian nasional. Penelitian ini diharapkan tidak hanya menghasilkan luaran ilmiah, tetapi juga dapat diterapkan dalam jejaring layanan kesehatan Muhammadiyah, sehingga memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Editor: Jhuan

Share :

Baca Juga

Nusantara

SKK Migas dan Pemkab Musi Banyuasin Tandatangani Nota Kesepakatan Sinergi Hulu Migas

Nusantara

Kementrian LHK Tinjau Pelaksanaan Rehabilitasi DAS Medco E&P di Sumatera Selatan

Nusantara

Rangkaian HPN 2023, Sapto Anggoro: Media Perlu Kembali pada Visi dan Misinya

Musi Rawas

Raih Peringkat IV IGA 2017 Sebagai Kado Terindah di Akhir Tahun ini

Nusantara

SKK Migas dan Mubadala Energy Umumkan Penemuan Gas Kedua di Blok South Andaman

Ekonomi

Sri Mulyani Pimpin Delegasi Indonesia di Pertemuan AFMGM 2019

Nusantara

Menteri Rini Dukung Program Direct Call Pelindo IV

Ekonomi

Pemerintah Pastikan Stok dan Harga Bahan Pokok, BBM dan Transportasi Jelang Puasa Aman