Home / Hukum / Kriminal / Muratara

Selasa, 2 Februari 2021 - 07:22 WIB

Satu Pelaku Pembakaran Camp PT MAP ‘Dipelor’ Tim Beruang Satreskrim Polres Muratara

MURATARA, SH – Satu orang terduga pelaku pembakaran Camp PT MAP inisial TI, tumbang dan menyerah setelah Tim Opsnal Beruang Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Musi Rawas Utara (Muratara) menghadiahkan timah panas di kaki tersangka.

Pelaku yang merupakan warga Desa Embacang Kecamatan Karang Jaya ini, langsung digelandang ke Polres Muratara.
Sementara belasan terduga pelaku lainnya masih sedang dilakukan pengembangan penyelidikan.

Kapolres Muratara AKBP Eko Suharyanto melalui Kasat Reskrim AKP Dedi Rahmad dalam pesan singkat, Selasa (2/2/2021) membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku tersebut.

“Berdasarkan laporan LP/B-01 /I/2020/Sumsel/Res Muratara tanggal 19 Januari 2020, Tim Opsnal Beruang Sat Reskrim Polres Muratara telah menangkap satu orang pelaku pembakaran Camp PT MAP inisial TI,” kata Kasat.

Dia mengungkapkan, petugas terpaksa memberikan tembakan terukur di kaki tersangka setelah mencoba melarikan diri saat petugas ingin mengamankan nya.

“Saat di lakukan penangkapan, tersangka mencoba melarikan diri dari tim Beruang Muratara, setelah di berikan peringatan tembakan tiga kali ke atas oleh petugas, tersangka tetap mencoba melarikan diri. Kemudian petugas melakukan tembakan tepat dan terukur dan berhasil menangkap tersangka pelaku tindak pidana pembakaran serta barang bukti,” ulasnya.

Baca Juga :  Kapolres Muratara Pimpin Penyergapan 'Kampung Narkoba' Belasan Warga dan Barang Bukti Diamankan

Dijelaskan, kronologi kejadian bermula pada Minggu (19/1/2020) sekitar jam 15.00 WIB setahun yang lalu. Pelaku lebih kurang sebanyak 13 orang mendatangi Camp PT MAP.

Dalam keterangan pelapor, satu orang pelaku atas nama Dinul menghampiri saksi Sugeng yang merupakan karyawan PT MAP dan mengatakan, ‘ kau yang nelpon polisi itu lalu Sugeng menjawab, ‘tidak, tanyolah samo Jahul (karyawan PT MAP)’.

Namun dari aksi tersebut, terang Kasat, pembakaran terhadap camp sudah terjadi dari arah belakang, terlihat api mulai membesar dan menjalar kebagian depan serta menyambar mobil Toyota Kijang BE 1542 KY tahun 1994 warna hitam metalik.

Selain itu lanjutnya, pelaku juga merusak kaca mobil Hiline warna biru dan Truck Mitsubishi warna kuning dan tiga unit motor trail yang ada di dalam camp tersebut turut terbakar.

Baca Juga :  Sambut HUT Bhayangkara ke 75, Tim Beruang Kerja Bakti Bersihkan Makam Pejuang

Kasat menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku TI, dan keterangan saksi Sugeng, pelaku pembakar pertama kali dari bagian belakang camp adalah TI.

Sementara dalam keterangan TI, pelaku diajak oleh Dinul dan anaknya Ade untuk membakar camp tersebut. Ajakan tersebut di setujui TI yang kemudian mereka menemui HOR dan kawan kawan, dengan membawa 5 liter bensin menuju Camp PT MAP.

“Setelah tiba di TKP terjadi pengancaman terhadap saksi dan para pelaku langsung membakar camp serta merusak kendaraan yg ada di TKP,” ungkap Kasat.

Atas peristiwa tersebut, lanjutnya, petugas kemudian menangkap TI dan mengamankan beberapa barang bukti lainnya seperti, tiga unit handphone, arang dan kayu yang terbakar, kayu sepanjang 1,2 meter yang digunakan untuk merusak kendaraan dan hasil labfor Polda Sumsel yang telah diterbitkan.

“Tersangka dan barang bukti telah diamankan dan akan dilakukan penyelidikan dan penyidikan serta proses hukum selanjutnya,” tandas Kasat dalam keterangan singkatnya.

Editor: J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Hukum

Polantas Musi Rawas Gelar Giat Strong Poin

Kriminal

Warga Muba di Tangkap di Muara Lakitan, Polisi Temukan 60 Butir Ineks

Hukum

Dewan Pers dan Konstituen Konsolidasi Hadapi UKW Palsu

Kriminal

Narkoba Bernilai Miliaran Rupiah Berhasil Digagalkan di Lubuklinggau

Kriminal

Tiga Pelaku Perampokan dan Pemerkosaan di Tugumulyo Terungkap, Satu Pelaku DPO

Kriminal

Pria di Musi Rawas Nekat Bunuh Tetangganya Karena Dendam Istri Diperkosa

Kriminal

Berusaha Melarikan Diri, Bandar Sabu Dilumpuhkan Polisi

Covid-19

Tak Tanggung-tanggung, Binda Gelar Vaksinasi di 4 Lokasi Sekaligus