Home / Ekonomi / Jambi

Rabu, 11 September 2024 - 08:10 WIB

PHE Jambi Merang Perkenalkan Madu Lebah Sabak dan Stick Buah Naga di Ajang Hari UMKM Nasional 2024

PHE Jambi Merang Perkenalkan Madu Lebah Sabak dan Stick Buah Naga di Ajang Hari UMKM Nasional 2024

PHE Jambi Merang Perkenalkan Madu Lebah Sabak dan Stick Buah Naga di Ajang Hari UMKM Nasional 2024

PALEMBANG – Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang bersama SKK Migas Perwakilan Sumbagsel dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di wilayah Sumatera Selatan ikut berpartisipasi dalam ajang Hari UMKM Nasional Tahun 2024, Kamis-Minggu (5-8/9/2024) di Dining Hall Jakabaring, Palembang.

PHE Jambi Merang mengusung produk unggulan UMKM binaannya dari Desa Sukamaju Kabupaten Tanjung Jabung Timur yakni madu lebah sabak dan dari Desa Mendis, Kabupaten Musi Banyuasin dengan stick buah naga, keripik pare, dan keripik tempe.

Pembukaan Hari UMKM Nasional kali ini dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki. Teten menyampaikan pemerintah juga terus mempercepat implementasi belanja 40 persen produk lokal, termasuk menyerap produk-produk UMKM. Pemerintah juga mendorong percepatan implementasi penggunaan 30 persen ruang publik untuk kegiatan usaha UMKM.

“Sudah saatnya UMKM mengalami transformasi dan inovasi, untuk mencapai target Indonesia di Tahun 2045 sebagai negara berpendapatan tinggi” ujar Teten Masduki dalam sambutannya.

Baca Juga :  PHR Zona 4 Ajak Puluhan Wartawan Musi Rawas Berkolaborasi Menguatkan Ketahanan Energi

Pada kesempatan tersebut, PHE Jambi Merang menampilkan produk unggulannya yakni madu Lebah Sabak. Madu lebah sabak diproduksi oleh kelompok ternak lebah madu di Desa Sukamaju yang berdiri sejak tahun 2021. Keunggulannya, 100% merupakan madu murni.

Produk lainnya datang dari Kelompok PKK Desa Mendis dengan memproduksi berbagai snack seperti stick buah naga, keripik pare, dan keripik tempe. Bahan baku stick buah naga didapat dari buah naga hasil budidaya Kelompok Tanggap Api Desa Mendis (Ketan Adem). PKK Desa Mendis juga menghasilkan produk lain seperti sabun, hand sanitizer, dan disinfektan yang berasal dari sereh wangi, hasil dari Tanaman Obat Keluarga (Toga) PKK Desa Mendis.

“Dengan memamerkan produk UMKM binaan di berbagai ajang, kami berharap produk-produk ini semakin dikenal dan pemasarannya dapat semakin meningkat. Dengan begitu, akan meningkatkan roda ekonomi bagi kelompok masyarakat tersebut,” ujar R. Satrio Mursabdo selaku Field Manager PHE Jambi Merang.

Baca Juga :  Pertamina Zona 4 Tangani Kebocoran Sumur RJA 54 Secara Cepat dan Tepat

Selain mengusung produk UMKM, booth SKK Migas-KKKS Sumatera Selatan juga memberikan edukasi kepada pengunjung terkait industri hulu migas, termasuk kepada mahasiswa. PHE Jambi Merang turut berperan dalam memberikan edukasi kepada 20 mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Palembang.

Cut Mutia Dwi Purnamasari, Community Development Officer PHE Jambi Merang, menjelaskan berbagai program TJSL (Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan) yang telah dilaksanakan oleh perusahaan kepada para mahasiswa.

PHE Jambi Merang berkomitmen menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan di bidang ekonomi, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin pertama, yaitu pengentasan kemiskinan dan poin delapan, yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Produk-produk unggulan dari desa-desa binaan menjadi contoh nyata sinergi antara perusahaan dan masyarakat dalam menciptakan dampak positif bagi perekonomian lokal, sekaligus membuka peluang lebih besar di pasar nasional.

Editor: Jhuan

Share :

Baca Juga

Pariwisata

Pesawat Pengusir Burung Sawah Musi Rawas Raih Juara Harapan III TTG XX 2018 Tingkat Nasional

Jambi

PHE Jambi Merang Salurkan Bantuan Paket Sembako untuk Masyarakat Terdampak Banjir

Ekonomi

Pasarkan UMKM Binaan, SKK Migas Gandeng Tokopedia

Ekonomi

IHLC Gelar Bussiness Meeting Indonesia-Uzbekistan

Jambi

Sekolah Lestari Berdikari Dorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan Lingkungan

Ekonomi

Desa Sejahtera Astra Samosir Ekspor 770 Kilogram Rempah Andaliman ke Eropa

Ekonomi

Medco E&P Berdayakan Kelompok Wanita Tani Desa Pelawe Lewat Pelatihan Pengolahan Makanan

Ekonomi

Minat Investasi ASEAN di IKN, Dari Properti Hingga Energi Terbarukan