Home / Jambi / Nusantara

Jumat, 18 April 2025 - 09:41 WIB

Fasilitas Gas Akatara, Serap 99 Persen Tenaga Kerja Indonesia

TANJABAR – Proyek Akatara Gas Processing Facilities (AGPF) dioperasikan KKKS Jadestone Energy di Desa Bram Itam Raya Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabar) Provinsi Jambi yang diresmikan Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung menyerap 99 persen tenaga kerja Indonesia atau lebih dari 1863 pekerja dari berbagai disiplin ilmu.

“Hanya 1 (satu) tenaga kerja asing saja, itu Mr.Mark, sebagai tenaga ahli Company Representatif,“ Kata Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, saat memberikan sambutan peresmian fasilitas proyek gas Akatara di Tanjung Jabung Barat, Jambi.

Menurutnya, proyek ini dilaksanakan dengan 63 pekerja Jadestone Energy, didukung 200 tenaga kerja kontraktor dan 1600 tenaga kerja subkontraktor. Sementara dari HSE atau keselamatan dan kesehatan dilingkungan kerja mencapai 8,2 juta jam kerja selamat atau nihil fatality.

Baca Juga :  Kawal Pelaksanaan Program 2023 SKK Migas Kumpulkan CEO KKKS

”Ini artinya proyek industri hulu migas ini benar-benar dikerjakan dengan mengedepankan safety atau tingkat keamanan maksimal,” katanya. Dari segi TKDN atau Tingkat Kandungan Dalam Negeri, mencapai 52 % dan sudah terverifikasi PT. Surveyor Indonesia.

General Manager Jadestone Energy, Andi Iwan Uzamah yang hadir pada peresmian proyek Akatara ini mengucapkan terimakasih kepada Kementerian ESDM, SKK Migas, stakeholder dan pemerintah daerah yang telah mendukung kegiatan hulu migas di wilayah Jambi khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

“Terimakasih atas kepercayaan yang diberikan, semoga momen ini dapat memberikan semangat bagi kami untuk terus mengembangkan proyek migas di wilayah Tanjung Jabung Barat dalam mendukung ketahanan energi,“ kata Iwan Uzamah, Kamis 17 April 2025.

Baca Juga :  Pekerja Hulu Migas Sumbagsel Suntik Vaksin Booster

Terkait tenaga kerja, Jadestone energy juga telah memperkerjakan warga disekitar proyek untuk bergabung menjadi pekerja di sekitar wilayah kerja Lemang, pada level kontraktor dan subkontraktor.

Dari proyek fasilitas gas Akatara ini, produksi migas nasional mendapat tambahan gas 25,7 MMSCFD, 185 MT/Day LPG dan 1,098 BPD Kondensat. Semua produksi migas dari fasilitas produksi gas Akatara ini dipasok untuk kebutuhan dalam negeri, diantaranya ke PLN Batam, Pertamina Patra Niaga, Kimia Yasa, serta kondesat ke PT Laban Raya Samodra.

Jadestone Energy plc adalah perusahaan hulu migas independen yang berfokus di kawasan Asia-Pasifik. Perusahaan ini memiliki portofolio aset yang sudah berproduksi dan beroperasi di Australia, Malaysia, Indonesia, Thailand dan Vietnam.(*)

Editor: Jhuan

Share :

Baca Juga

Nusantara

Menpora Buka Porwanas 2022 yang Diikuti 2.300 Wartawan

Ekonomi

Event ASEAN Weekend Market Ajang Promosikan UMKM

Nusantara

Sharp dan LG Relokasikan Pabriknya ke Indonesia
Kunjungan Jokowi ke Brunei

Ekonomi

Kunjungan Presiden ke Brunei dapat Kado Investasi 450 Juta Dollar di IKN

Nusantara

Kunjungi Blok Rokan, Menteri ESDM Minta Naikkan Produksi untuk Jaga Ketahanan Energi Nasional

Nusantara

Kemenkominfo Sebut Postingan Tentang Desain Istana Negara di Palangkaraya adalah Hoaks

Nusantara

SKK Migas Sumbagsel Galang Dukungan Kejar Target Produksi Migas 2023

Nusantara

Presiden Jokowi : Tularkan Kerukunan di Indonesia kepada Dunia