Home / Musi Rawas

Kamis, 2 April 2026 - 13:12 WIB

Ketua DPRD Musi Rawas Emosi dan Menangis Saat Didesak Massa Ungkap Kasus Kematian Sopiah

Ketua DPRD Musi Rawas Firdaus Cik Ola saat menyampaikan tanggapan dari aksi masyarakat peduli Sovia

Ketua DPRD Musi Rawas Firdaus Cik Ola saat menyampaikan tanggapan dari aksi masyarakat peduli Sovia

MUSI RAWAS – Ketua DPRD Musi Rawas, Firdaus Cik Olah (FCO), tampak emosional hingga menitikkan air mata saat menerima puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Sopiah (APS) di Gedung DPRD Musi Rawas, Kamis (2/4/2026).

Reaksi tersebut muncul ketika massa aksi mendesak DPRD agar lebih serius menyikapi kasus kematian Sopiah (21), warga Desa Sungai Pinang, Kecamatan Muara Lakitan, yang jasadnya ditemukan di wilayah Kabupaten Kepahiang beberapa waktu lalu.

Dalam penyampaiannya, FCO mengaku memiliki kedekatan emosional dengan korban.

“Ketika kalian menyebut nama Sopiah, saya ini sedih. Sopiah itu keponakan saya. Saya lebih peduli terhadap kejadian ini, dan ini aib keluarga kami,” ujarnya dengan suara bergetar.

Baca Juga :  Musi Rawas Raih Penghargaan Kabupaten Terinovatif ke Empat

Ia menegaskan anggapan bahwa dirinya tidak peduli terhadap kasus tersebut adalah keliru. Menurutnya, langkah yang diambil selama ini dilakukan secara tertutup dengan tetap berkoordinasi bersama pihak kepolisian.

“Cara kerja saya silent, dan sepenuhnya mempercayai kinerja pihak kepolisian. Saya sudah berkoordinasi dengan kepolisian Kepahiang agar kasus ini segera terungkap,” tegasnya.

FCO juga menyebutkan bahwa tidak semua proses dapat disampaikan ke publik karena berkaitan dengan penyelidikan yang sedang berjalan. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung aparat penegak hukum.

“Saya tidak berdiam diri. Ini keponakan saya yang meninggal. Kalau memang peduli, mari kita sama-sama mendukung agar kasus ini segera terungkap,” katanya.

Baca Juga :  80 Peserta Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi

Sementara itu, dalam orasinya, massa APS mendesak Ketua DPRD untuk tidak bersikap pasif dan segera memanggil Kapolres Musi Rawas guna mempercepat pengungkapan kasus.

Aksi tersebut awalnya disambut baik oleh FCO yang mengapresiasi kepedulian masyarakat. Namun, situasi memanas saat tuntutan massa dinilai menyudutkan dirinya.

Di sisi lain, gelombang kepedulian masyarakat terhadap kasus ini terus meluas. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pihak keluarga bersama aliansi mahasiswa dan simpatisan berencana menggelar doa bersama di Masjid Darussalam Muara Beliti, Jumat (3/4/2026).

Doa bersama tersebut akan menjadi bentuk dukungan moral kepada Polres Musi Rawas agar segera mengungkap misteri kematian Sopiah. *

Editor: Jhuan

Share :

Baca Juga

Musi Rawas

Launching Ambulance Gratis Hingga Operasi Bibir Sumbing Gratis Meriahkan HKN di Musi Rawas

Musi Rawas

KPU Musi Rawas Bahas Isu Strategis Penyiapan Rumusan Kebijakan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2024

Musi Rawas

Hadiri Peringatan Isra Mi’raj di Megang Sakti, Duo Srikandi Musi Rawas Disambut Ribuan Warga

Musi Rawas

Kasat Reskrim dan Kasi Dokkes Polres Musi Rawas Terima Penghargaan Kapolda Sumsel

Musi Rawas

1.841 KPM di Kecamatan STL Terawas Terima BPNT

Kriminal

Miliki Sabu, Warga Desa Mambang Diringkus Polisi

Kriminal

Seorang Buruh Tani dan IRT diamankan Satuan Narkoba Polres Musi Rawas

Musi Rawas

Ditinggal Bekerja, Rumah Yanza Ludes Terbakar