MUSI RAWAS – Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, menegaskan kepada seluruh personel Polres maupun Polsek jajaran agar meningkatkan upaya pencegahan serta penindakan terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Musi Rawas.
Penegasan tersebut disampaikan Kapolres saat memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolsek Purwodadi di halaman apel Mapolres Musi Rawas, Jumat (5/6/2026).
Dalam sertijab tersebut, jabatan Kapolsek Purwodadi yang sebelumnya diemban AKP Herdiansyah resmi diserahterimakan kepada Iptu Indrayatno yang sebelumnya menjabat Kanit Turjawali Polres Lubuklinggau. Sementara AKP Herdiansyah mendapat tugas baru sebagai Kasubbagkerma Bagops Polres Musi Rawas.
Upacara tersebut turut dihadiri Wakapolres Musi Rawas Kompol Azmi Halim Permana, SIK, MAP, para Pejabat Utama (PJU), serta seluruh personel Polres Musi Rawas.
Dalam amanatnya, Kapolres mengatakan mutasi dan serah terima jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari pembinaan karier personel sekaligus upaya meningkatkan kinerja organisasi.
“Serah terima jabatan ini bertujuan menjaga dinamika organisasi serta meningkatkan kinerja dan pelayanan Polri kepada masyarakat,” kata AKBP Agung.
Kapolres berharap mutasi yang merupakan kebijakan jajaran Polda Sumatera Selatan tersebut dapat menumbuhkan semangat baru dalam pelaksanaan tugas, sehingga mampu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Musi Rawas.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota Polri agar senantiasa menjalankan tugas secara profesional, proporsional, dekat dengan masyarakat, serta bertanggung jawab dalam menjalankan fungsi sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, dan penegak hukum.
Kepada pejabat lama, AKP Herdiansyah, Kapolres menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian selama memimpin Polsek Purwodadi.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas prestasi, dedikasi, serta kerja keras selama menjalankan tugas sebagai Kapolsek Purwodadi,” ujarnya.
Sementara kepada Kapolsek Purwodadi yang baru, Iptu Indrayatno, Kapolres meminta agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas yang baru, memahami karakteristik wilayah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta menjalin komunikasi yang baik dengan unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat setempat.
“Saya yakin dengan bekal pendidikan dan pengalaman yang dimiliki, saudara mampu melaksanakan tugas dengan baik serta memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kinerja operasional Polres Musi Rawas,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga menyoroti potensi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan seiring mulai masuknya musim kemarau dan fenomena El Nino yang disebutnya sebagai El Nino “Godzilla”.
Menurutnya, selain penanganan tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor) serta kecelakaan lalu lintas, persoalan karhutla menjadi perhatian serius yang harus diantisipasi seluruh jajaran.
Kapolres mengungkapkan bahwa Polres Musi Rawas menjadi polres pertama di jajaran Polda Sumsel yang berhasil mengungkap kasus pembakaran hutan dan lahan. Namun, capaian tersebut tidak boleh membuat personel terlena.
“Polres Musi Rawas merupakan polres pertama di bawah naungan Polda Sumsel yang berhasil mengungkap perkara pelaku pembakaran hutan. Namun kita tidak boleh terlena,” tegasnya.
Ia memerintahkan seluruh personel, khususnya jajaran Polsek, untuk terus menyampaikan imbauan kepada masyarakat, melakukan langkah-langkah pencegahan, serta menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan.
“Lakukan imbauan, pencegahan hingga penindakan terhadap oknum pelaku pembakaran hutan. Hal ini untuk memberikan efek jera terhadap pelaku yang membuka lahan dan kebun dengan cara dibakar,” pungkas Kapolres.
Editor: Jhaun









