Home / Musi Rawas / Nusantara / Sumsel

Kamis, 5 Juli 2018 - 11:44 WIB

Bertemu Bupati, Jokowi Tekankan Sinergisitas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Dapat Sejalan

BOGOR, Sumatera Headline – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berharap pembangunan di daerah harus menjadi fokus utama kepala daerah namun kebijakan yang ada di pusat dapat dikerjakan secara bersama-sama dengan pemerintah daerah.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat bertemu dengan 30 kepala daerah yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APAKSI) di Istana Bogor, Kamis (5/7/2018).

“Kita ingin agar pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten ini betul-betul satu garis lurus,” kata Jokowi.

“Setiap kebijakan-kebijakan yang ada di pemerintah pusat bisa dikerjakan secara sinergi bersama-sama antara pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten,” imbuhnya.

Selain itu, Jokowi juga menceritakan tentang ketidakpastian perekonomian dunia dimana situasi ekonomi dunia saat ini dalam situasi sulit.

“Kita harus bicara apa adanya. Situasi ekonomi dunia sekarang ini masih betul-betul pada posisi yang sangat sulit. Saya kira bapak ibu semuanya, bupati juga merasakan betapa ketidakpastian ekonomi dunia itu betul-betul sulit dikalkulasi dan sulit dihitung,” terangnya.

Baca Juga :  HPN 2022, Pers adalah Lokomotif Kemajuan Bangsa

Namun, kata Jokowi patut bersyukur ekonomi Indonesia bisa tumbuh 5 persen. “Tapi kita patut bersyukur bahwa ekonomi kita masih bisa tumbuh 5% lebih sedikit itu saya kira sudah patut kita syukuri,” ungkap Presiden.

Sementara Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan yang turut hadir dalam pertemuan itu mengungkapkan pertemuan dengan Presiden Jokowi memberikan sebuah motovasi dan semangat baru untuk membangun daerah.

Kabupaten Musi Rawas saat ini terus melakukan pembenahan di setiap sektor terutama pembangunan infrastruktur dan Sumber Daya Manusia khususnya di desa.

Baca Juga :  Masyarakat Cirebon Terima Sertifikat Tanah dari Presiden

Dengan adanya perhatian dari pemerintah pusat terhadap Pemerintah Kabupaten Musi Rawas yang dirasakan selama ini memberikan rasa optimistis untuk melepas status sebagai daerah tertinggal yang di sandang Musi Rawas selama ini.

Pada pertemuan itu selain mengenai percepatan pembangunan infrastruktur di daerah, beberapa kepala daerah lainnya juga menyampaikan mengenai pengelolaan anggaran dari pusat agar lebih sesuai dengan kebutuhan di daerah.

Termasuk masalah rekrutmen PNS, ASN di K2 yang sudah lama menunggu dan masalah open bidding bagaimana tenaga daerah mendapat kesempatan yang cukup untuk mengisi formasi di daerahnya masing-masing.

Dalam pertemuan itu terlihat suasana keakraban, santai dengan jamuan makan bersama menu jajajanan masyarakat, seperti sate, bakso, bubur ayam dan menu lainnya.

Editor : J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Nusantara

Wartawan yang Meliput Corona Virus Layak Diberi Insentif

Musi Rawas

Terjaring Razia, Warga Nibung Kedapatan Membawa Sabu

Musi Rawas

Bawaslu Berharap Peran Serta Masyarakat Awasi Verfak Bakal Paslon Perseorangan Pilkada Musi Rawas

Hukum

Kejari Musi Rawas Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Dana PSR, Kerugian Negara Capai Rp 601,9 Juta

Musi Rawas

Hari Jadi Bhayangkara ke 79, Polres Musi Rawas Terima Nasi Tumpeng dari Kodim 0406 Lubuklinggau

Muara Enim

Pertamina Kembalikan Senyuman Petani Jeruk Air Talas

Kriminal

Bobol Warung Makan, Topo Dihadiahi Timah Panas

Nusantara

Puncak Perayaan HPN Diundur Menjadi 20 Februari 2024