Home / Muratara / Sumsel

Jumat, 2 Maret 2018 - 11:26 WIB

Kunjungi 2 Anak Korban KDRT, Bunda Lia Ikut Support Masa Depan Keduanya

MURATARA, Sumatera Headline – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Lia Mustika Syarif mengunjungi dua anak korban yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Jumat (2/3/2018) di kantor Dinas Sosial Kabupaten Musi Rawas Utara.

Dalam kunjungannya, Bunda Lia sebutan Ketua PKK tersebut tampak bercengkerama dengan kedua anak itu. Memberikan dan membangkitkan semangat kedua anak itu agar ceria kembali.

Awalnya kedua anak itu terlihat malu, namun lambat laun mereka menemukan sosok Ibu di diri Bunda Lia.  Mereka mulai akrab dan sembari bercerita keadaan yang dialaminya. 

Baca Juga :  Masyarakat Bisa Vaksin di Seluruh Puskesmas di Muratara

Tekat Bunda Lia saat berinteraksi dengan memberikan support kedua anak itu untuk melupakan apa yang terjadi dan tetap semangat dalam menatap kehidupan kedepan.

Dirinya juga sangat mengapresiasi langkah dari dinas terkait dalam menangani kasus yang dialami kedua anak tersebut.

“Artinya instansi terkait cepat tanggap dengan kondisi warganya,” ujarnya.

Bunda Lia juga menyampaikan dukungannya terhadap langkah langkah yang telah dilakukan Dinas Sosial dengan menitipkan kedua anak tersebut di pesantren Fahrul Ulum Karang Jaya. 

Apalagi sambungnya, Dinas Sosial akan memberikan bantuan beras 100kg bagi kedua anak tersebut. 

Secara pribadi ungkapnya, dirinya juga akan turut membantu kelanjutan kedua anak tersebut kedepannya.

Baca Juga :  Konsisten Berikan Perlindungan untuk Masyarakat Muratara

Sementara, Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Musi Rawas Utara akan terus turun ke bawah melihat kondisi real masyarakat. 

Dalam artian, tambahnya, TP PKK akan jemput bola apabila ada kasus yang serupa dan berkoordinasi dengan Dinas terkait.

“Kita harus peduli terhadap lingkungan kita,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial, Zainal Arifin mengungkapkan kedua anak tersebut akan mendapat bantuan melalui program PKH. 

“Tentunya nanti ada orang tua asuh, ya nanti kita minta pesantren untuk menjadi orang tua asuh,” pungkasnya. (*)

Editor : J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Nusantara

Bhakti Sosial Untuk Negeri, Mensos Puji SMSI Bangun Peradaban

Musi Rawas

Kantor Unit Kerja Keimigrasian Musi Rawas Resmi dibuka

Musi Rawas

154 Rumah Tak Layak Huni di Musi Rawas Direhab

Advertorial

Jelang Ramadhan, Pemkab Musi Rawas Sidak Harga dan Stok Bahan Pokok

Kriminal

Polisi Bekuk Bandar Togel

Musi Rawas

Raih Penghargaan Kepala Daerah Peduli HAM, Bupati : Fokus Bekerja dan Tetap Mengabdi untuk Masyarakat Musi Rawas

Musi Rawas

Roadshow ke Tugumulyo, Bupati Komitmen Turunkan Stanting

Kriminal

Kasus Curat Terungkap, Aprinaldi Ingatkan Tetap Waspada