MUSI RAWAS – Antusiasme warga Kecamatan Tugumulyo begitu tinggi dalam program Gerakan Pangan Murah Polri untuk Masyarakat. Dalam dua hari, sedikitnya 7,5 ton beras habis diborong warga.
Pada hari pertama, Rabu (13/8/2025), sebanyak 2,5 ton beras ludes dalam waktu kurang dari satu jam di halaman Kantor Camat Tugumulyo. Keesokan harinya, Kamis (14/8/2025), 5 ton beras kembali diserbu warga hingga habis terjual.
Kegiatan ini merupakan sinergi antara Polres Musi Rawas bersama Bulog Cabang Lubuklinggau, Pemkab Mura, dan Kodim 0406 Lubuklinggau. Kapolres Mura AKBP Agung Adhitya Prananta mengatakan, pembatasan pembelian dilakukan agar warga bisa merata mendapatkan beras.
“Satu orang maksimal membeli dua karung beras dengan berat masing-masing lima kilogram. Tujuannya menghindari penimbunan,” kata Kapolres.
Selain di Tugumulyo, program ini juga terhubung secara virtual dengan launching nasional yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Mendagri Tito Karnavian dari Kantor Pusat Bulog, Jakarta.
Sementara, Kepala Gudang Bulog Cabang Lubuklinggau, Robi Pujanga, mengapresiasi dukungan Polri. “Selama dua hari, 7,5 ton beras terjual dengan tertib, aman, dan kondusif,” ujarnya.
Program Gerakan Pangan Murah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus menjamin ketersediaan beras bagi masyarakat Musi Rawas.
Editor: Jhuan









