MUSI RAWAS, SumateraHeadline- Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Musi Rawas, resmi dikukuhkan, Selasa (30/5/2023) di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Mura.
Pengukuhan pengurus DPD Perhiptani Musi Rawas dipimpin langsung oleh Ketua DPW Perhiptani Sumsel, Listoyo dan disaksikan oleh Wakil Bupati Mura, Hj Suwarti.
Dalam pengukuhan tersebut, Tohirin didaulat sebagai Ketua DPD Perhiptani Musi Rawas untuk periode 2023-2028 mendatang.
Ketua DPD Perhiptani Musi Rawas, Tohirin mengatakan, Perhiptani adalah organisasi profesi dari penyuluh pertanian se-Indonesia yang sudah didirikan pada 1986 di Subang.
“Perhiptani Musi Rawas ini juga sudah lama juga. Periode sekarang memang sudah berakhir, dan ketua sebelumnya meninggal dunia, dan saya Wakil Ketua dan habis masanya 2023,” kata Tohirin.
Kemudian selanjutnya, Perhiptani melakukan Musyawarah Daerah (Musda) untuk membentuk dan memilih kepengurusan yang sekarang.
“Hingga akhirnya pengurus sudah dipilih dan hari ini dikukuhkan untuk sampai 2028 mendatang. Jadi masanya 5 tahun,” jelasnya.
Sebagai profesi penyuluh, tentunya akan melaksanakan sebagaimana seharusnya profesi itu dikerjakan. Dimana Perhiptani ini sebagai mitra dari Pemkab Musi Rawas, untuk membangun pertanian dan mengadvokasi petani upaya petani itu bisa menolong dirinya sendiri.
“Apabila petani sejahtera, maka penyuluh bahagia. Itu namanya PSPB,” ungkapnya.
Sementara itu, Wabup Mura, Hj Suwarti mengucapkan selamat atas dikukuhkannya pengurus DPD Perhiptani Musi Rawas periode 2023-2028.
“Semoga segera dapat bekerja, walaupun sudah bekerja. Namun dengan dikukuhkannya hari ini, menjadi semangat baru, sehingga Kabupaten Musi Rawas akan menjadi lumbung pangan seperti sebelum-sebelumnya,” kata Wabup.
Pertanian ini adalah salah satu dinding sektor yang bisa diukur kesejahteraan masyarakat, khususnya yang ada di desa. Berhasil atau tidaknya pertanian, itu tergantung dari hasil kerja dari penyuluh.
“Petani harus terus didampingi mulai dari pembenihan, pembibitan dan sampai panen, sehingga bisa mendapatkan hasil yang diharapkan,” pesan Wabup.
Sebagaimana tugas dari penyuluh, yakni untuk membantu petani menghasilkan panen yang maksimal. Untuk itu, Perhiptani Musi Rawas harus secara aktif dan teratur mengembangkan ilmu pertanian, untuk mewujudkan petani yang makmur.
“Saya mengajak, pengurus Perhiptani Musi Rawas untuk ikut serta bersama Pemkab Mura mensukseskan program pembangunan, dengan program yang selaras,” ungkap Wabup.
Terpisah, Ketua DPW Perhiptani Sumsel, Listoyo mengatakan, urusan pertanian adalah urusan pertahanan, percuma negara punya alat canggih, kalau perutnya lapar.
“Saya harap Perhiptani Musi Rawas yang baru dikukuhkan, bisa membantu Pemda untuk mensukseskan program Musi Rawas. Tingkatkan profesionalnya, jangan jadi penyuluh, yang justru lebih pintar petaninya,” tutupnya. (SH-03)









