Home / Hukum / Kriminal

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:45 WIB

Polda Sumsel Ungkap 16 Kasus Senpi Ilegal, Ratusan Senjata Diamankan dalam Operasi Senpi Musi 2026

Polda Sumsel berhasil mengungkap 16 kasus kepemilikan dan penyalahgunaan senjata api ilegal serta mengamankan ratusan senjata

Polda Sumsel berhasil mengungkap 16 kasus kepemilikan dan penyalahgunaan senjata api ilegal serta mengamankan ratusan senjata

PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pelaksanaan Operasi Senpi Musi 2026. Hingga hari kesembilan pelaksanaan operasi, jajaran Polda Sumsel berhasil mengungkap 16 kasus kepemilikan dan penyalahgunaan senjata api ilegal serta mengamankan ratusan senjata api yang berpotensi digunakan untuk tindak pidana dan gangguan kamtibmas.

Berdasarkan hasil Analisa dan Evaluasi Operasi Senpi Musi 2026 per Sabtu (20/6/2026), penyidik menetapkan 16 orang tersangka dari berbagai wilayah hukum di Sumatera Selatan. Dari pengungkapan tersebut, petugas menyita 18 pucuk senjata api, terdiri dari empat pucuk senjata api laras panjang dan 14 pucuk senjata api laras pendek, serta 107 butir amunisi berbagai kaliber.

Selain pengungkapan kasus pidana, operasi ini juga mendapat respons positif dari masyarakat. Sebanyak 101 pucuk senjata api rakitan diserahkan secara sukarela kepada aparat kepolisian. Senjata yang diserahkan terdiri dari 52 pucuk senjata api laras panjang dan 49 pucuk senjata api laras pendek beserta 57 butir amunisi.

Baca Juga :  Pelaku Curat Rumah Kontrakan di Prabumulih Ditangkap, Kerugian Korban Rp97,3 Juta

Pada hari kesembilan operasi, masyarakat kembali menyerahkan 24 pucuk senjata api secara sukarela kepada petugas. Capaian tersebut dinilai menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya kepemilikan senjata api ilegal serta dukungan terhadap terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., mengatakan Operasi Senpi Musi 2026 merupakan langkah strategis untuk menciptakan lingkungan yang aman dan terbebas dari ancaman kejahatan bersenjata.

“Keberadaan senjata api ilegal berpotensi memicu berbagai tindak pidana yang dapat mengganggu keamanan masyarakat. Karena itu, kami akan terus melakukan penindakan tegas terhadap pelaku kepemilikan senjata api tanpa hak sekaligus mengedepankan pendekatan humanis agar masyarakat secara sadar menyerahkan senjata api yang dimiliki secara ilegal,” ujar Sandi Nugroho.

Menurutnya, keberhasilan operasi tersebut menjadi indikator kuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah. Berkurangnya peredaran senjata api ilegal diyakini akan berdampak pada menurunnya potensi kejahatan bersenjata, konflik sosial, maupun tindak kriminal yang mengancam keselamatan warga.

Baca Juga :  Polres OKU Timur Ungkap Kepemilikan Senpi Rakitan, Satu Tersangka Diamankan dalam Operasi Senpi Musi 2026

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan operasi melalui penyerahan senjata api secara sukarela.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menunjukkan kesadaran hukum dengan menyerahkan senjata api secara sukarela. Ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat positif dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di Sumatera Selatan. Kami mengimbau masyarakat yang masih menyimpan atau menguasai senjata api ilegal agar segera menyerahkannya kepada aparat kepolisian terdekat,” katanya.

Polda Sumsel memastikan Operasi Senpi Musi 2026 akan terus dilaksanakan secara maksimal hingga berakhirnya masa operasi. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan rasa aman kepada masyarakat serta mewujudkan situasi keamanan yang tertib dan kondusif di Sumatera Selatan.

Editor: Jhuan

Share :

Baca Juga

Kriminal

Empat Pelaku Pencurian Kabel PLN di Muratara Ditangkap, Dua Buron Masuk DPO

Hukum

199 Rumah Restorative Justice di Musi Rawas Diresmikan, Ini Fungsi dan Tujuannya

Kriminal

Diduga Pesta Narkoba, 5 Anggota TNI Polri Diamankan BNN

Kriminal

RALAT, Judul Berita ‘Genggam Shabu, Dua Pria Asal Pelawe Ditangkap Polisi

Hukum

Tim Operasi Illegal Driling Polres Musi Rawas Ringkus Penimbun Solar Bersubsidi

Kriminal

Polisi Amankan Empat Pria Atas Kepemilikan Narkoba di Tempat dan Waktu Berbeda

Kriminal

Timsus Sat Reskrim Polres Lahat Amankan 39 Ton Beras “Oplosan”

Hukum

Sadar dan Taat Hukum, Warga TPK Serahkan Kecepek