MUSI RAWAS, SH – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Musi Rawas, Anasta Tias melalui pesan Whatsapp, Minggu (16/2/2020) membantah tudingan yang diarahkan ke KPU Musi Rawas terkait adanya kecurangan dalam pelaksanaan tahapan pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) beberapa waktu yang lalu.
Dia menyampaikan kepada semua pihak untuk melaporkan temuannya tersebut ke Sekretariat KPU Musi Rawas disertai dengan bukti dan identitas.
“KPU Musi Rawas membuka ruang tanggapan 7 hari sejak diumumkan hal tersebut di atas sampai dengan tanggal 21 Februari 2020 ini,” kata Anas.
Menanggapi aduan dan semua tanggapan tersebut, lanjutnya, KPU Mura akan mengklarifikasi dan mengumumkannya, namun Anas tak merinci kapan dan dimana tanggapan tersebut diumumkan.
Saat ditanya, jika indikasi kecurangan tersebut benar, apa yang akan dilakukan KPU Mura, dia mengatakan pihaknya berkomitmen akan menindaklanjuti semua tanggapan yang masuk, disertai bukti dan identitas diri.
Sementara Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Musi Rawas, Noviyansyah menyampaikan, akan membuka posko pengaduan tahapan Pilkada 2020 Musi Rawas.
Posko pengaduan tersebut akan dibuka mulai besok, Senin (17/2/2020) hingga 30 Agustus 2020 di Sekretariat PWI Musi Rawas, Ruko Agropolitan Center Muara Beliti.
Baca juga:
- Tiga Malam di Serambi Masjid: Kisah Bapak Mochtar Pulang Berkat Polisi dan Kepedulian Warga
- Bidhumas Polda Sumsel Supervisi Humas Polres Lubuk Linggau
- Terima Kunker BPKP Sumsel, Walikota Lubuklinggau Minta Audit Aset Diperkuat
“Semua ini kami lakukan dengan satu tujuan yakni terwujudnya Pilkada Musi Rawas yang Bersih, Berintegritas dan Berkualitas atau 3B. Sehingga dengan proses dan pelaksanaan Pilkada yang 3B ini maka akan menghasilkan pemimpin yang berkualitas,” harapnya.
Terkait adanya indikasi ketidakberesan dalam perekrutan anggota PPK, Novi mempersilahkan semua pihak untuk membawa dan menyampaikan hal itu ke Posko pengaduan. Semua laporan akan di teliti dan di investigasi dan kemudian di rampungkan untuk ditindaklanjuti ke DKPP.
“Silahkan sampaikan temuan tersebut, kita sama-sama diskusikan dan mengumpulkannya kemudian semua itu akan ditindaklanjuti,” tegasnya.
Novi juga menyampaikan, saat ini baru ada satu orang peserta calon PPK yang menyerahkan laporan tersebut, sementara dari Kecamatan Muara Beliti dan Muara Kelingi telah membuka komunikasi untuk menyampaikan laporannya.
“Sekali lagi saya tegaskan, semua ini dilakukan agar pelaksanaan Pilkada di Musi Rawas Berkualitas, semua dimulai dari penyelenggaranya dan selanjutnya peserta Pemilukada,” tandasnya.
Editor: J. Silitonga









