MUSI RAWAS, SH – Melihat semakin tingginya kreativitas masyarakat Musi Rawas dalam meningkatkan kerajinan tangannya terutama para pengrajin tenun, hal ini menumbuhkan semangat Pemerintah Kabupaten Musi Rawas untuk mendorong penggunaan produk lokal.
“Pemkab Musi Rawas akan terus berupaya mendorong penggunaan produk lokal sebagai upaya untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan berupa industri kreatif khususnya batik,” kata Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan saat meninjau pengrajin tenun yang merupakan warga Trans Eksodan Timor Timur tahun angkatan 2001 di Desa Mekar Sari, Kecamatan Muara Kelingi, Kamis (13/2/2020).
Baca juga:
- Kolaborasi DLH dan PT BSC, Perkuat Sekolah Adiwiyata di Musi Rawas sebagai Wujud Implementasi
- Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Musi Rawas, Resmikan Fasilitas dan Apresiasi Kinerja Jajaran
- Infrastruktur di Musi Rawas Semakin Mantab, 15 Jalan dan Jembatan Tuntas Dikerjakan
Rasa senang dan bangga ditunjukan orang nomor satu di Bumi Lan Serasan Sekentenan itu kepada kelompok PKK Desa Mekar Sari yang telah melahirkan Batik Timora dari pengrajin kain tenun Desa Mekar Sari.
Diketahui, Batik Timora dibuat oleh “mama” Yustina Abuk yang merupakan Ketua Kelompok Timor Timur bersama 10 orang pengrajin kain tenun yang juga berasal dari Trans Eksodan Timor Timur tahun angkatan 2001.
“Harapannya industri kreatif dapat berkembang pesat dan perputaran ekonomi kerakyatan semakin hebat,” harap Bupati.
Naskah: Feri
Editor: J. Silitonga









