MUSI RAWAS, Sumatera Headline – Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan, Selasa (15/5/2018) meresmikan Desa Peduli Pemilu Bersih di Desa Ngadirejo Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas, Sumsel.
Dirinya mengapresiasi adanya kegiatan seperti ini, sebab kegiatan ini merupakan kegiatan pertama di tingkat kabupaten, provinsi bahkan nasional.
Namun, katanya, dalam menghadapi gelaran pesta demokrasi yang akan secara serentak dilaksanakan di seluruh daerah yakni pemilihan gubernur (Pilgub) dan juga pemilihan legislatif (Pileg) mendatang, masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan politik uang serta isu SARA yang mungkin saja terjadi pada saat Pilgub serta Pileg 2019 mendatang.
Pada kesempatan itu, dia juga menyatakan keyakinannya bahwa anggota Panwaslu Musi Rawas memiliki intregritas dan komitmen untuk merubah bangsa ini menjadi lebih baik lagi.
Sementara Ketua Panwaslu Musi Rawas Khairul Anwar mengatakan, peresmian Desa Peduli Pemilu Bersih ini dalam rangka sosialisasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018 dan pemilihan umum 2019.
Dikatakan Khairul, tugas Panwaslu saat ini cukup berat sehingga diterbitkan peraturan baru yakni UU Nomor 7 Tahun 2017 yang mengamanahkan tugas mulai dari pengawasan dan penindakkan.
Dirinya juga mengingatkan bahwa saat ini perlu diwaspadai politik uang yang kerap terjadi dan juga isu-isu SARA.Untuk itu diminta kepada masyarakat agar menjaga ketertiban serta tidak mudah terprovokasi terhadap isu yang belum tentu kebenarannya.
Pihaknya berharap kegiatan ini dapat berlanjut di desa-desa lainnya, karena sesuai dengan amanah dalam Undang -Undang Nomor 7 tahun 2018, pemerintah daerah juga memiliki kewajiban berpartisipasi dalam mensukseskan pelaksanaan Pemilu.
Pada kesempatan itu Khairul juga mengajak semua pihak untuk mendukung visi dan misi bupati dalam mewujudkan Mura Sempurna.
“Dengan samangatnya lagu Mars Mura yang memberikan semangat kita dalam melaksanakan cita-cita kita, begitu juga dengan Mars Bawaslu, sebagai motivasi semangat kerja,” katanya.
Sementara itu ketua panitia penyelenggara,Insainul mengatakan, kegiatan ini merupakan gerakan Desa Peduli Pemilu Bersih Pilgub Sumsel 2018, Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019.
Dasar pelaksanaan kegiatan ini menurutnya adalah Undang -Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum.
Tujuan dilaksanakan kegiatan ini , untuk memperkuat komitmen pelaksana pemilihan yang besih dari politik uang dan isu-isu SARA. Serta untuk mewujudkan kesadaran masyarakat dalam melaksanakan pemilihan umum yang anti politik uang dan isu SARA. Sedangkan dipilihnya Desa J Ngadirejo ini karena keberagaman suku dan agama penduduknya.
Kades Ngadirejo, Edi Suhendro mengatakan, Desa J Ngadirejo penduduknya berasal dari berbagai suku mulai dari Jawa, Batak, Cina, Sunda dan lainnya, bahkan dari segi agama seluruhnya ada di desa ini. Meski demikian hingga saat ini masih aman terkendali dan tetap kondusif.
Dirinya juga mengajak masyarakat untuk sama-sama mendukung agar pemilu ini bersih dari isu ras dan money politik. Karena jika tidak bisa menjaga isu ras ini bisa merusak dan memecahkan ras. Begitu juga dengan money politik yang nantinya bisa menimbulkan pemimpin yang tidak baik.
Acara peresmian Desa Peduli Pemilu Bersih ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Hendra dan dilanjutkan pembacaan serta penandatangan deklarasi masyarakat peduli pemilu bersih oleh ketua adat dan juga seluruh peserta.
Editor : J. Silitonga









