LUBUKLINGGAU, SH – H SN Prana Putera Sohe, perwakilan pihak keluarga pasien Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang atas nama Hj Ratna Machmud mengaku kecewa atas tersebarnya data medis dan foto pasien RSMH di media sosial.
Dia menyayangkan dengan berita-berita yang beredar kemudian dipolitisir oleh beberapa orang dan mengecam perbuatan oknum yang menyebarkan foto bibinya tersebut sebagai perbuatan yang tak bertanggungjawab.
“Ini perbuatan biadab dan jangan main-main kalau ini pun ada undang-undang yang mengatur privasi. Ingat, kejadian ini bisa menimpa siapa saja. Jadi janganlah dibuat permainan politik, apalagi sampai harus mencari-cari tahu melalui data-data medis IGD dari rumah sakit dan malah mencari foto-foto tentang pasien melalui CCTV,” kata Nanan, Rabu (28/10/2020) kepada wartawan.
Mengenai sakit yang dialami Hj Ratna Machmud, Nanan mengatakan berdasarkan hasil Swab di RSMH bibi nya ini positif terpapar virus corona. Dan berdasarkan riwayat terpaparnya diawali dengan sakit demam kemudian diambil dan cek darahnya.
“Saat itu masih terdeteksi tipus tapi setelah beberapa hari beliau terus demam. Karena khawatir maka dibawalah ke Palembang dan kemudian di swab. Ternyata hasilnya positif. Sekarang sedang dirawat di RSMH Palembang. Yang paling penting saat ini adalah mensupport dan berdoa supaya beliau cepet sembuh,” kata Nanan.
Dia juga meminta pihak RSMH untuk menindak tegas oknum yang diduga kuat berasal dari internal RSMH Palembang karena foto yang disebar oleh akun facebook Ahmad Fadili tampak foto yang diambil dari layar monitor CCTV rumah sakit tersebut. Hal ini tentunya menyalahi aturan rumah sakit karena tidak melindungi privasi pasien.
“Pelakunya harus ditindak tegas termasuk akun facebook yang menyebarkannnya ke media sosial,” tegasnya.
Sementara, pihak rumah sakit melalui Humas RSMH Palembang, Suhaimi saat dikonfirmasi, Rabu (28/10/2020) mengatakan, pihaknya akan memberikan sanksi sesuai ketentuan berlaku jika yang menyebarkan foto itu dari internal RSMH Palembang.
Terkait beredarnya foto pasien RSMH yang tersebar di media sosial, kata Suhaimi, pihaknya sangat menyesalkan hingga menjadi konsumsi publik dan menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga atas kejadian tersebut.
“Kami segera menyelidiki mengapa itu bisa beredar. Seharusnya menjadi privasi pasein dan rumah sakit yang tentu harus kami jaga. Apabila foto tersebut disebarkan oleh karyawan RSMH maka yang bersangkutan akan menerima konsekuensi sesuai ketentuan berlaku,” tegasnya. (Ril)
Editor: J. Silitonga









