Home / Nusantara / SMSI

Kamis, 24 Maret 2022 - 08:26 WIB

Bergaul dengan Wartawan, Kajati DKI Dianugerahi Sahabat Pers Indonesia

Kejati DKI Jakarta Reda Manthovani saat menerima penghargaan Sahabat Pers dari Ketua Umum SMS Firdaus, (23/3)

Kejati DKI Jakarta Reda Manthovani saat menerima penghargaan Sahabat Pers dari Ketua Umum SMS Firdaus, (23/3)

JAKARTA, Sumatera Headline – Pria bertubuh atletis ini punya kedekatan khusus dengan wartawan. Dia berpikir positif, dan berkeyakinan bahwa bergaul dengan pers, banyak manfaatnya untuk kehidupan pers, khususnya dalam pemberitaan.

“Setidaknya kalau membantu memberi informasi wartawan, wartawan tidak mencari kemana-mana. Kalau mencari kemana-mana  ketemu sumber yang kurang pas, pesan yang disampaikan dalam berita menjadi tidak jelas,” kata Reda Manthovani pemilik tubuh langsing tersebut ketika berbicara di atas podium saat menerima penghargaan Sahabat Pers Indonesia dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Selasa, 23 Maret 2022 di Hotel Jayakarta, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta.

Dia adalah Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta yang memulai karirnya dari belajar hukum di Fakultas Hukum Universitas Pancasila (1988-1992).

Reda Manthovani kemudian melanjutkan jenjang lebih tinggi, strata dua di Perancis, yakni  di Faculté de Droit de l’UniversitédAix, Marseille III France, (2001-2002). Gelarnya menjadi SH, LL.M.

Baca Juga :  Himbauan Pilkada Damai, Ketum SMS: Desiminasi Media yang berkualitas, Demi Pilkada Serentak 2024 Aman dan Damai

Setelah menerima piagam penghargaan Sahabat Pers Indonesia dari Ketua Umum SMSI Firdaus, ia dipersilakan naik panggung.

Lalu ia berbicara dengan suara kalem di depan hadirin dan pengurus SMSI antara lain Aat Surya Safaat, Lesman Bangun, Ervik Ary Susanto, Bernadus Wilson Lumi, M. Nasir, Dar Edi Yoga, Zulnadi, dan Gugus Suryaman.

Di deretan meja paling depan, dekat  panggung, juga hadir Komandan Pusat Sandi dan Siber TNI Angkatan Darat Brigjen TNI Iroth Sonny Edhie, Drs. KH. M. Ma’shum Hidayatullah, MM kiai terkenal di kalangan TNI, Mayjen TNI (Purn) Joko Warasito, Mayjen TNI (Purn) Wuryanto, Brigjen Yudha, dan Pegasus Kepala Staf TNI Angkatan Darat Asep, dan pendiri Bukit Algoritma Budiman Sudjatmiko.

Reda kemudian menyampaikan pengalamannya yang berhubungan dengan pers. Ia tahu kehidupan pers karena ketika kuliah dia menjadi pemimpin redaksi pers kampus.

Baca Juga :  Selamat Ulang Tahun Pak Alwi…

“Saya tahu suka duka wartawan mencari berita,” tutur pria kelahiran Jakarta, 20 Juni 1969 itu.

Dulu ketika ia pulang dari Jakarta di Serang, ia sering  melihat gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang kelihatan suram. “Saya ingin mampir,” kata mantan Kajati Banten itu.

Dia akhirnya mampir ke PWI Banten itu, walaupun beberapa wartawan berniat berkunjung ke kantor Reda.

“Kami minta kami saja yang datang ke kantor PWI untuk berkenalan dengan wartawan-wartawan,” kata Reda.

“Banyak manfaatnya, selain bisa membantu informasi wartawan supaya beritanya berimbang, juga ada manfaat lain yang tidak langsung. Ada untungnya saya bisa jadi Kajati DKI Jakarta sekarang,” tambahnya yang disambut ketawa “gerr” dari hadirin. (SH-02)

Sumber: SMSI

Share :

Baca Juga

Nusantara

Harmoko, Mantan Menteri Penerangan dan Mantan Ketua PWI Wafat

Nusantara

Menaker Minta THR Dibayar Dua Minggu Sebelum Lebaran

Nusantara

Masyarakat Cirebon Terima Sertifikat Tanah dari Presiden

Ekonomi

KTT ke-26 ASEAN APT Sepakati Kerjasama Pembangunan Ekosistem Kendaraan Listrik Kawasan

Nusantara

PHE Jambi Merang Terima Penghargaan Indonesia Best Social Responbility Awards

Nusantara

Realisasi Anggaran Belanja Infrastruktur Kementerian PUPR Hingga Oktober 2020 Telah Mencapai 59,46 Persen

Nusantara

Jokowi dan Ganjar Syukuran Bersama Ribuan Petani Perhutanan Sosial

Nusantara

Soal Surat ke KPU, Mensesneg : Itu Prosedur Normatif yang Harus Diteruskan