MUSI RAWAS – Kejaksaan Negeri (Kejari) Musi Rawas memulai pembangunan Musholla Al Khuzaema melalui dukungan program tanggung jawab sosial Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Lubuklinggau.
Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kepala Kejari Musi Rawas, Dr Ema Siti Huzaemah Ahmad, bersama Pimpinan Cabang BRI Lubuklinggau, Sadhu Yunanta, di lingkungan Kantor Kejari Musi Rawas, Senin (2/11/2026).
Kajari Musi Rawas, Dr Ema Siti Huzaemah Ahmad, mengatakan pembangunan mushola tersebut menjadi langkah untuk melengkapi fasilitas umum di lingkungan kejaksaan. Sebelumnya, pegawai dan pengunjung masih memanfaatkan ruangan sementara untuk beribadah.
“Alhamdulillah, hari ini dilakukan peletakan batu pertama bersama Kepala Cabang BRI Lubuklinggau. Mudah-mudahan pembangunan mushola ini membawa berkah dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar maupun untuk kebutuhan internal kejaksaan,” ujar Ema.
Ia menyampaikan apresiasi kepada BRI Cabang Lubuklinggau atas dukungan terhadap pembangunan fasilitas ibadah tersebut.
Selain peletakan batu pertama, kegiatan itu juga dirangkaikan dengan bazar murah dan promosi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) khas Musi Rawas.
Menurut Ema, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membantu pelaku usaha lokal memasarkan produknya sekaligus mendekatkan institusi kejaksaan kepada masyarakat.
Ema mencontohkan, salah satu pedagang minuman tebu mengaku mampu menjual sekitar 50 botol dengan omzet kurang lebih Rp200 ribu dalam waktu relatif singkat selama kegiatan berlangsung.
“Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami. Insyaallah, kegiatan UMKM dan bazar murah akan terus diupayakan secara rutin setiap awal bulan agar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan berbagai inovasi dan layanan Kejari Musi Rawas kepada masyarakat. Langkah ini dinilai penting karena masih ada warga yang belum memahami fungsi kantor kejaksaan maupun layanan yang dapat diakses.
Kejari Musi Rawas, lanjut Ema, menargetkan pengembangan pelayanan publik pada 2027 melalui inovasi yang memungkinkan masyarakat memperoleh informasi dan mengakses layanan tanpa harus selalu datang langsung ke kantor.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan bahwa kejaksaan memiliki berbagai inovasi pelayanan. Ini bagian dari upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat Musi Rawas,” ujarnya.
Ema juga menegaskan komitmen jajarannya untuk meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan yang optimal. Ia menyebut dirinya mendorong para kepala seksi, kepala subseksi, serta seluruh pegawai agar aktif menjalankan kegiatan dan pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan capaian kinerja Kejari Musi Rawas yang disebutnya memperoleh peringkat pertama se Sumsel berdasarkan evaluasi yang diterima dari Kajati Sumsel melalui pertemuan virtual pada hari yang sama.
Terkait laporan pengaduan masyarakat, Ema menegaskan bahwa setiap laporan tetap diproses sesuai ketentuan dan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Ia memastikan kejaksaan berkomitmen menindaklanjuti laporan masyarakat melalui mekanisme yang telah ditetapkan.
“Kami tetap berkomitmen dan konsisten menerima serta menindaklanjuti laporan pengaduan masyarakat sesuai SOP. Bagi masyarakat yang enggan datang langsung ke kantor, laporan juga dapat disampaikan melalui situs resmi Kejari Musi Rawas,” katanya.
Sementara itu, Kepala Cabang BRI Lubuklinggau, Sadhu Yunanta, mengatakan dukungan pembangunan mushola merupakan bagian dari komitmen BRI untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial di tengah masyarakat, di samping menjalankan fungsi pelayanan perbankan.
Menurut Sadhu, kerja sama antara BRI dan Kejari Musi Rawas selama ini telah terjalin dengan baik dan diharapkan semakin kuat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“BRI tidak hanya memberikan pelayanan transaksi dan perbankan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial. Alhamdulillah, hari ini kami bersama Kejari Musi Rawas melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan mushola yang nantinya diharapkan bermanfaat bagi pegawai maupun masyarakat sekitar,” ujar Sadhu.
Ia berharap pembangunan berjalan lancar dan menjadi bagian dari penguatan sinergi antar lembaga dalam mendukung pelayanan publik serta kegiatan sosial di Kabupaten Musi Rawas.
Sadhu juga mengungkapkan bahwa BRI telah menyalurkan dana sitaan yang disetorkan melalui Kejari Musi Rawas dengan nilai sekitar Rp62,1 miliar. Menurutnya, setoran tersebut menjadi salah satu kontribusi signifikan terhadap penerimaan negara melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Lubuklinggau pada 2026.
Ia menilai kolaborasi antara kejaksaan dan BRI merupakan wujud koordinasi serta akuntabilitas antar lembaga yang perlu terus dipertahankan.
Sadhu turut mengapresiasi kepemimpinan Kajari Musi Rawas dalam mendorong kerja sama dan pelayanan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Melalui pembangunan mushola, bazar murah, promosi UMKM, dan pengenalan inovasi pelayanan, Kejari Musi Rawas berharap keberadaan institusi penegak hukum semakin dikenal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Diketahui, selain peletakan batu pertama pembangunan Musholla juga diadakan bazar murah dan promosi produk UMKM serta pemeriksaan kesehatan gratis.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kejari Musi Rawas, Dr Ema Siti Huzaemah Ahmad, dan Pimpinan Cabang BRI Lubuklinggau, Sadhu Yunanta, pengurus PB Paguyuban Pasundan, pimpinan Forkopimda, pimpinan OPD di Lingkungan Pemkab Musi Rawas, tokoh agama, toko masyarakat dan toko adat, pengurus PPMR serta jajaran di Kejari Musi Rawas.
Editor: Jhuan









