Home / Palembang / Sumsel

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:37 WIB

SKK Migas Bersama Medco E&P dan PHR Zona 4 Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kecamatan di Jalur Pipa Migas

SKK Migas bersama Medco E&P dan PHR Zona 4 memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan dan aparat keamanan untuk menjaga kelancaran operasi jalur pipa migas.

SKK Migas bersama Medco E&P dan PHR Zona 4 memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan dan aparat keamanan untuk menjaga kelancaran operasi jalur pipa migas.

PALEMBANG – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Medco E&P Indonesia dan PHR Zona 4 memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan serta aparat keamanan di wilayah yang dilintasi jalur pipa migas.

Sinergi tersebut dibangun melalui pertemuan bersama pemangku kepentingan yang digelar di Palembang, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai kegiatan hulu migas sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjaga kelancaran operasi di wilayah kerja.

Dalam kegiatan tersebut, PHR Zona 4 diwakili Pertamina EP Pendopo Field, Adera Field, dan Prabumulih Field. Pertemuan dihadiri sejumlah camat, kapolsek, dan danramil dari wilayah yang berada di sepanjang jalur pipa migas, serta perwakilan Polda Sumatera Selatan.

Hadir pula Kepala Subdit Waster Ditpamobvit Polda Sumsel AKBP Ali Sadikin, S.Ag., M.Si., Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel Kurnia Ariwijayanti, Koordinator Operasi SKK Migas Sumbagsel Febryan, Manager Stakeholder Relation Management PHR Zona 4 Frans Alexander A. Hukom, dan Manager Field Relation & Community Enhancement Medco E&P Indonesia Hirmawan Eko Prabowo.

Baca Juga :  Medco E&P Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Banjir di Musi Banyuasin

Kurnia Ariwijayanti mengapresiasi dukungan Medco E&P Indonesia dan PHR Zona 4 dalam memperkuat komunikasi dengan pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasi.

Menurut dia, kegiatan hulu migas memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan energi nasional. Karena itu, berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu kegiatan operasional perlu dibahas bersama secara konstruktif.

“Kami berharap melalui forum ini, berbagai isu, tantangan maupun potensi yang ada di lapangan dapat dibahas secara konstruktif sehingga menghasilkan solusi yang tepat dan dapat diterima semua pihak,” ujar Kurnia.

Dia menambahkan, forum tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat kolaborasi dan hubungan antarpemangku kepentingan, sekaligus menyusun langkah strategis guna mendukung keberlanjutan operasi hulu migas.

Dalam pertemuan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai tata kelola hulu migas dan potensi gangguan operasi pada jalur pipa penyalur minyak bumi yang disampaikan Febryan.

Sementara itu, AKBP Ali Sadikin menyampaikan materi mengenai berbagai bentuk gangguan terhadap operasi hulu migas yang berpotensi menimbulkan kerugian negara.

Materi tersebut kemudian dilanjutkan dengan studi kasus dan diskusi. Sesi ini mendorong peserta untuk berpartisipasi aktif dalam membahas berbagai persoalan yang dapat terjadi di wilayah operasi dan jalur pipa migas.

Baca Juga :  SKK Migas dan KKKS Komitmen Temukan Cadangan Migas Baru di Laut Dalam

Hirmawan Eko Prabowo mengapresiasi dukungan para camat, kapolsek, dan danramil sehingga pertemuan bersama pemangku kepentingan tersebut dapat terlaksana.

“Selain menjaga silaturahmi, kegiatan ini juga sebagai forum untuk memperkuat koordinasi, kolaborasi dan kerja sama untuk kelancaran operasi migas di wilayah jalur pipa migas,” kata Hirmawan.

Hal senada disampaikan Manager Relations PHR Zona 4 Frans A. Hukom. Dia menyebut kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi positif antara SKK Migas, KKKS, dan pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasi.

Menurut Frans, dukungan dari pemangku kepentingan dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga objek vital nasional (obvitnas) serta memastikan kegiatan operasi hulu migas berjalan aman dan lancar.

“PHR Zona 4 percaya bahwa pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasi memiliki peran kunci dalam mendukung KKKS mewujudkan ketahanan energi nasional melalui operasi hulu migas yang aman, selamat, dan andal,” ujar Frans.

Editor: Jhuan

Share :

Baca Juga

Musi Rawas

930 Peserta Ikuti Sosialisasi Perbup Musi Rawas No 85 Tahun 2018

Musi Rawas

Enam Raperda Kabupaten Musi Rawas Disetuji DPRD

Musi Rawas

Kabupaten Musi Rawas Kirim 236 Kontingen Ikuti Peda KTNA XIII Sumsel

Pagar Alam

Sebanyak 10 Kelurahan di Pagaralam Dinyatakan Rawan Narkoba

Musi Rawas

Kapolres Musi Rawas Sambut 22 Anggota Bintara Remaja Brigadir Polri

Muratara

Maksimalkan Vaksinasi untuk Masyarakat Sehat

Palembang

SKK Migas–KKKS Wilayah Sumsel Raih Juara 2 Stand Terbaik di Sriwijaya Expo 2025

Musi Rawas

Pria di Tugumulyo Ini, Perkosa Anak Tiri Hingga Hamil 6 Bulan
error: Content is protected !!