Home / Nusantara / Prabumulih / Sumsel

Jumat, 27 Januari 2023 - 10:42 WIB

Pertamina EP Prabumulih Tambah Produksi Migas dari Sumur Pengembangan Lembak

Para pekerja Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 4

Para pekerja Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 4

PRABUMULIH – Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field yang merupakan bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 4 di bawah pengawasan SKK Migas, berhasil menambah produksi migas dari Sumur Lembak Infield, LBK-INF5 (LBK-19) dan LBK-INF4 (LBK-20), yang berlokasi di Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, pada Kamis (19/01).

Kedua sumur tersebut merupakan sumur pengembangan yang ditajak pada November 2022 lalu.

Sumur LBK-INF5 memproduksi 1442 barel minyak per hari/barrel oil per day (BOPD), jauh melebih target awal 175 BOPD atau lebih tinggi 824% dari target. Sedangkan sumur LBK-INF4 memproduksi 810 BOPD, jauh melebih target awal 175 BOPD atau lebih tinggi 463% dari target.

Baca Juga :  SKK Migas – KKKS Seleraya Merangin Dua Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir Muratara

Senior Manager Sub Surface Development & Planning (SSDP) Zona 4, Giyatno, menyampaikan bahwa keberhasilan ini memberikan optimisme yang sangat kuat bagi Tim Zona 4 untuk optimalisasi produksi di target-target selanjutnya.

“Tentu kami juga akan tetap melakukan evaluasi terhadap apa saja yang masih bisa dioptimalkan,” ungkap Giyatno.

General Manager Zona 4, Agus Amperianto, menyampaikan bahwa hasil optimal ini tidak terlepas dari sinergi dan semangat kerja Tim Zona 4, implementasi nilai AKHLAK, serta dukungan dari SKK Migas dan para pemangku kepentingan.

“Semoga ini bisa menjadi awal luar biasa bagi keberhasilan pengeboran berikutnya,” ujar Agus.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Anggono Mahendrawan, menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini. Ia juga mengharapkan agar pencapaian ini menjadi motivasi untuk memulai berbagai strategi dalam upaya mewujudkan target-target di tahun 2023.

Baca Juga :  SKK Migas Selenggarakan Lokakarya Kehumasan 2022

“PHR menjadi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang bisa dikatakan dititipi target tertinggi, sehingga harus terus melakukan langkah-langkah optimal untuk dapat mencapai target tersebut. Keberhasilan ini tentu berkat kerja keras dan kolaborasi yang dibangun antar pekerja di lapangan, manajemen, pemangku ke[entingan dan masyarakat sekitar,” terang Anggono.

Selanjutnya Anggono juga menyampaikan harapannya agar dukungan dapat terus diberikan untuk kegiatan hulu migas di daerah sehingga keberhasilan-keberhasilan berikutnya dapat diraih dan manfaatnya dapat dirasakan bersama. ***

Share :

Baca Juga

Musi Rawas

Musi Rawas Mulai Terapkan Aplikasi Smart City

Nusantara

Layanan Eksekutif Heritage RS Pelni Diresmikan Menteri BUMN

Musi Rawas

Mr X Hanya Gunakan Celana Dalam Ditemukan Tewas

Hukum

Desak Bupati Tunda Pelantikan Kades

Palembang

Gerakan Pangan Murah Digelar Serentak di 47 Titik, Polda Sumsel Salurkan 135,5 Ton Beras

Nusantara

Menjadi Konstituen Dewan Pers, SMSI Satukan Perusahaan Pers di Era Baru

Advertorial

Ahmad Rizali Dilantik sebagai Pjs Bupati Musi Rawas

Ekonomi

PON XX Papua Diundur 2021, Kementerian PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pekerjaan Venues