Home / Nusantara

Jumat, 20 April 2018 - 06:12 WIB

Layanan Eksekutif Heritage RS Pelni Diresmikan Menteri BUMN

JAKARTA, Sumatera Headline – Merayakan hari jadinya yang ke-100, anak usaha PT Pelni (Persero) yang bergerak di bidang kesehatan meresmikan fasilitas Klinik Eksekutif Heritage yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, termasuk peserta BPJS, Jumat (20/4/2018).

Dengan melakukan top up, peserta BPJS yang mengutamakan kenyamanan, dapat merasakan konsep layanan kesehatan one stop service yang lebih personal. Klinik Eksekutif Heritage dilengkapi dengan jajaran dokter spesialis senior yang siap memberikan layanan kesehatan yang prima dan mengutamakan kenyamanan pasien.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengapresiasi inovasi pelayanan yang dilakukan RS Pelni tersebut. Sebab, dengan begitu peserta BPJS bisa semakin dimudahkan dalam memilih pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.

“Hadirnya Klinik Eksekutif Heritage dapat memberikan pelayanan kesehatan secara merata pada semua kalangan dan memberikan kemudahanan akses bagi pengguna BPJS mendapatkan layanan kesehatan yang diinginkan,” kata Rini saat meresmikan Klinik Eksekutif Heritage di RS Pelni, Jakarta, Jumat (20/04/2018).

Baca Juga :  Menteri BUMN Dukung Percepatan Konektivitas Udara dan Pertumbuhan Ekonomi

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Pelni, Insan Purwarisya L Tobing mengungkapkan bahwa RS Pelni merupakan anak perusahaan PT Pelni yang selalu menunjukan keunggulan dari sisi pelayanan untuk peserta BPJS.

“Kehadiran BPJS yang diamanatkan oleh undang-undang menjadi tantangan sekaligus peluang. RS Pelni bisa dikatakan berhasil menjadi rumah sakit BUMN yang pertama pada 1 Januari 2014 menyatakan kesiapannya melayani peserta BPJS sebagaimana yang diamanatkan UU Jaminan Kesehatan Nasional. Kini, manajemen RS Pelni mampu menjadi rujukan bagi banyak rumah sakit di Indonesia,” ujar Insan.

Saat ini jumlah proporsi pasien BPJS yang berobat ke RS PELNI mencapai angka 86% dari total keseluruhan pasien. Kunjungan rawat jalan mencapai 1500 pasien/hari, kunjungan rawat inap mencapai 120 pasien/hari dengan Bed Occupancy Ratio ( BOR ) mencapai 78% dan angka operasi 70 pasien/hari.

Baca Juga :  Peduli Pemberdayaan SDM, PLN Gandeng 7 PTN

Tingginya kunjungan masyarakat ke RS Pelni katanya, disebabkan oleh pendekatan teknologi, seperti pemanfaatan mesin otomatis anjungan pendaftaran mandiri (APM) dan aplikasi yang dapat diunduh di smarphone.

Aplikasi ini tidak hanya memungkinkan pasien untuk mendaftarkan kunjungannya, tapi juga melakukan konsultasi gratis ke dokter umum maupun spesialis secara online.

“Dengan pemanfaatan teknologi informasi, dan RS Pelni dapat melakukan kegiatan operasionalnya secara efisien dan modern, dan masyarakat yang sudah terbiasa dengan smartphone, semakin mudah untuk menjangkau layanan kesehatan tanpa antri panjang dan birokrasi yang melelahkan. Kami mengharapkan RS Pelni dapat menjadi rujukan nasional di industri kesehatan,” tutup Insan. (Adv)

Naskah : Jhuan

Editor : J. Silitonga

Sumber : Humas Kementrian BUMN

Share :

Baca Juga

Nusantara

Dua Bendungan Serbaguna di Wonogiri akan Ditanami Pohon Bernilai Ekonomis

Nusantara

Empat Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional dan Tanda Kehormatan kepada Para Nakes yang Gugur

Nusantara

Pengumuman Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2021 dan Lounching HPN 2022

Nusantara

Kominfo Tegaskan tidak akan Menutup Medsos tapi Hanya Pantau Iklan Kampanye Selama Masa Tenang

Nusantara

Irwan Prayitno : Blusukan Jokowi Bukan Pencitraan

Nusantara

IT Business Solution PHR Regional Sumatera Gelar Disrupsi di Institut Teknologi Del

Ekonomi

AMMDes Akan Dipasarkan April 2019

Nusantara

Modus Penipuan Perubahan Tarif Transfer antar Bank, BRI Pastikan itu Hoaks