Home / Lubuklinggau / Sumsel

Selasa, 3 Agustus 2021 - 12:50 WIB

MoU Pemkot-Kejari Lubuklinggau Terkait Percepatan Penggunaan Anggaran

LUBUKLINGGAU, SH – Walikota Lubuklinggau, H. SN Prana Putra Sohe dan Kajari Lubuklinggau, Willy Ade Chaidir melakukan penandatanganan MoU terkait percepatan penggunaan anggaran, bertempat di ruang kerja wali kota, Selasa (3/8/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Wako menjelaskan aplikasi yang berkaitan dengan semua OPD akan diinput di Command Center dimana teknologi menjadi otak sebuah kota dan hadirnya teknologi diharapkan mengurangi kesalahan dalam bekerja.

Wako berharap pihak Kejari Lubuklinggau segera menyelesaikan terkait masalah aset yang sudah diserahkan kepada Pemkot Lubuklinggau.

Selanjutnya masalah Bansos, menurut dia, harus ada adminitrasi dan dokumentasi. Karena dari data Bansos inilah akan diketahui tingkat kemiskinan di Kota Lubuklinggau.

Baca Juga :  Paripurna Istimewa HUT Kota Lubuklinggau ke 19, Gubernur: Walikota Lubukliggau Dinilai sebagai Walikota Paling Inovatif

Dijelaskan pula, masyarakat harus mengerti dan paham dengan PPKM yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi mobilitas agar masyarakat malas keluar rumah dalam upaya memutus mata rantai COVID-19 bukan mengurangi mobil yang melintas.

Berkenaan dengan penutupan Patok Besi (tempat lokalisasi) menurut Wako, itu tidak lain agar Kota Lubuklinggau bersih dari hal-hal ₩ negatif karena pada sisi lain, lokasi tersebut sering digunakan untuk transaksi narkoba.

Kajari Lubuklinggau, Willy Ade Chaidir menyampaikan MOU ini adalah instruksi dari Jaksa Agung dalam upaya percepatan penggunan anggaran terutama refocusing anggaran.

Ia juga mengatakan berkaitan dengan Rumah Sakit Petanang, kegiatan PU maupun Dinkes Lubuklinggau, akan dicari apa yang bisa dilakukan alam Refocusing angggaran.

Baca Juga :  Pemkab Musi Rawas MoU dengan 4 Rektor Perguruan Tinggi

Sedangkan berkaitan dengan pembelian tabung gas, atau peralatan medis lainnya seperti obat-obatan agar segera dilakukan.

Untuk kegiatan Bansos maupun kegiatan lainnya harus mempunyai adminitrasi yang lengkap didukung dengan dokumentasi.

“Saya berharap semoga sinergitas antara Kejari dan Pemkot ubuklinggau selalu terjaga,” ujarnya.

Ikut mendampingi wali kota dalam penandatanganan MoU tersebut, Asisten l, Inspektur, Kadis PUPR, Kadis Perkim, Ka.Dinkes, Kadis Kominfo, Kadis Damkar dan PB, Kasat Pol.PP, Kabag Hukum serta Kabag Pemerintahan. (*)

Editor: J Silitonga
Sumber: Ril Kominfo

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kabupaten Musi Rawas Kembali Raih Penghargaan KLA

Lubuklinggau

Polres Lubuklinggau Laksanakan Pemotongan Hewan Kurban

Musi Rawas

Dorong Minat Baca, Pemkab Musi Rawas Gelar Lomba Resensi Buku untuk Pelajar

Advertorial

Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif Pilkada Sumsel

Lubuklinggau

Tim Mini Soccer PWI Musi Rawas Sabet Juara

Musi Rawas

Lintasan Ujian Praktek SIM di Mura Gunakan Model Terbaru

Musi Rawas

254 CPNS Musi Rawas Ikuti Orientasi, Bupati: Perkuat dan Tingkatkan Kinerja

Palembang

Dodi Reza Akan Fasilitasi Rapid Test Bagi Wartawan Sumsel