MUSI RAWAS, SH – Melihat semakin tingginya kreativitas masyarakat Musi Rawas dalam meningkatkan kerajinan tangannya terutama para pengrajin tenun, hal ini menumbuhkan semangat Pemerintah Kabupaten Musi Rawas untuk mendorong penggunaan produk lokal.
“Pemkab Musi Rawas akan terus berupaya mendorong penggunaan produk lokal sebagai upaya untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan berupa industri kreatif khususnya batik,” kata Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan saat meninjau pengrajin tenun yang merupakan warga Trans Eksodan Timor Timur tahun angkatan 2001 di Desa Mekar Sari, Kecamatan Muara Kelingi, Kamis (13/2/2020).
Baca juga:
- Animo Pemudik Lebaran 2026 di Musi Rawas Diprediksi Turun 2,7 Persen
- Polres Musi Rawas Cek Senjata Api dan Amunisi di Gudang Logistik
- Medco E&P Gelar Penyuluhan Kesehatan dan Salurkan 375 Paket Pangan Sehat di 15 Desa Musi Rawas dan Lahat
Rasa senang dan bangga ditunjukan orang nomor satu di Bumi Lan Serasan Sekentenan itu kepada kelompok PKK Desa Mekar Sari yang telah melahirkan Batik Timora dari pengrajin kain tenun Desa Mekar Sari.
Diketahui, Batik Timora dibuat oleh “mama” Yustina Abuk yang merupakan Ketua Kelompok Timor Timur bersama 10 orang pengrajin kain tenun yang juga berasal dari Trans Eksodan Timor Timur tahun angkatan 2001.
“Harapannya industri kreatif dapat berkembang pesat dan perputaran ekonomi kerakyatan semakin hebat,” harap Bupati.
Naskah: Feri
Editor: J. Silitonga









