Home / Nusantara

Rabu, 25 September 2019 - 12:30 WIB

Antisipasi Penurunan Ekonomi Global, Presiden Jokowi Adakan Ratas

JAKARTA, SH – Presiden Joko Widodo beserta jajaran terkait menggelar rapat terbatas (ratas) dalam rangka mengupayakan ekosistem dunia usaha yang mendukung investasi. Ratas yang digelar di Kantor Presiden, Jakarta, pada Rabu, 25 September 2019 tersebut merupakan tindak lanjut dari ratas serupa yang telah beberapa kali digelar di bulan ini.

“Ratas ini merupakan kelanjutan dari rapat kita terdahulu dalam rangka upaya-upaya yang diperlukan dalam mendorong terciptanya sebuah ekosistem dunia usaha yang mendukung investasi,” kata Presiden dalam sesi pengantar.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Tinjau Kesiapan Fasilitas Perhelatan KTT G20 Bali

Presiden mengatakan, seiring dengan perekonomian global yang mengalami pelambatan, banyak negara-negara yang kini jatuh kepada resesi ekonomi. Untuk itu, Indonesia perlu bergerak cepat agar dapat terhindar dari persoalan yang sama.

“Kita berpacu dengan waktu dan harus bergerak dengan cepat, dengan pemangkasan, dengan penyederhanaan dari regulasi-regulasi yang menghambat,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam rapat terbatas sebelumnya pada tanggal 11 September 2019, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah akan mengintensifkan perbaikan bagi sistem perizinan dan investasi di Indonesia.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Kembali Jajal LRT Jabodetabek Bersama Pegiat Seni

Menurutnya, reformasi menyeluruh terhadap ekosistem perizinan dan investasi menjadi kunci utama bagi Indonesia dalam menghadapi tren penurunan ekonomi global.

“Reformasi itu adalah kunci. Kuncinya ada di sini dalam kita menghadapi menurunnya pertumbuhan ekonomi global dan, banyak yang mengatakan, dunia dalam proses menuju pada sebuah resesi ekonomi,” ujar Presiden saat itu.

Sumber: Biro Pers Istana Kepresidenan

Editor : J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Nusantara

Kenaikan Gaji ASN, TNI dan Polri Diputuskan Atas Pertimbangan Kondisi Perekonomian Negara

Covid-19

Pemerintah akan Berikan Insentif Bagi Tenaga Medis dan Dokter Spesialis Di Tengah Pandemi Corona

Nusantara

Tiga Organisasi Pers Indonesia Kritisi Adanya Wacana Revisi Pasal-pasal dalam UU Pers

Nusantara

Proyek Perdana Dekomisioning Hulu Migas Berhasil Direalisasikan

Nusantara

Jumlah Kasus Sengketa Tanah yang Ada di BPN Sebanyak 8.959 Kasus

Nusantara

Sembilan Anggota Dewan Pers Periode 2019-2022 telah Terpilih

Nusantara

Soal Untuk SKD CPNS Dalam Tahap Pengimputan, Nadiem: Proses Pembuatannya Cukup Ketat

Nusantara

SKK Migas Gelar Pre IOG SCM & NCB Summit 2024, Apa Yang Dibahas ?