Home / Ekonomi / Nusantara

Senin, 5 Agustus 2019 - 12:29 WIB

Konsumsi Rumah Tangga Masih Tinggi, Menkeu Harap Investasi dan Ekspor Ditingkatkan

JAKARTA, SH – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengakui kalau dari sisi komposisi, saat ini konsumsi rumah tangga maupun dari belanja pemerintah itu masih sangat tinggi di kuartal kedua. Karena itu, ia berharap pada investasi dan ekspor untuk ditingkatkan dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi.

“Untuk eskpor tentu berkaitan dengan kondisi global dan kinerja ekspor kita masih jauh, namun dari sisi investasi tentu kita berharap sesudah adanya siklus politik ini di kuartal kedua, maka kuartal ketiga akan mulai pick up,” kata Sri Mulyani menjawab wartawan usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/8) sore.

Menurut Menkeu, beberapa indikator yang sebetulnya menunjukkan kemungkinan investasi akan pick up,seperti Penanaman Modal Asing (PMA) pada kuartal kedua sebetulnya sudah tumbuh di atas 9 persen.

Baca juga :

Baca Juga :  RUU P2APBN 2021 Disahkan Menjadi Undang Undang

“Saya masih cek disektor keuangan serta pertumbuhan kredit maupun belanja dari capital dari perusahaan-perusahaan. Sebetulnya mereka relatif cukup positif. Jadi mungkin nanti akan terekam di kuartal ketiga dan keempat untuk investasi ya,” terang Menkeu.

Tapi kalau dilihat dari komposisi yang disampaikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), menurut Menkeu, dua hal yang kuat adalah konsumsi rumah tangga yang 5,17 dan belanja pemerintah.

“Itu semua konsisten dengan belanja APBN kita. Di semester kedua kita harap harusnya indikator investasi maupun ekspor yang bisa pick up, gitu ya,” pungkas Menkeu seraya berharap pada semester II tahun 2019 ini pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,2 persen.

Tumbuh 5,05 Persen

Sebelumnya Kepala BPS Dr. Suhariyanto dalam keterangan persnya di kantor BPS Pusat, Senin (5/8) siang mengemukakan,  ekonomi Indonesia triwulan II-2019 tumbuh 5,05 persen dibanding triwulan II-2018 (y-on-y). Sementara dibanding dengan triwulan sebelumnya, ekonomi Indonesia tumbuh 4,20 persen.

Baca Juga :  Pemkot Lubuklinggau Kembali Raih Opini WTP 10 Kali Berturut

Baca juga :

“Pertumbuhan tertinggi dicapai komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit Yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) sebesar 8,23 persen, diikuti Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) sebesar 8,23 persen, dan Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 5,17 persen,” jelas Suhariyanto

Adapun pertumbuhan ekonomi pada semester I-2019 mencapai 5,06 persen, atau melemah dibanding dengan pertumbuhan pada periode yang sama tahun 2018 yang mencapai 5,17 persen.

Editor : J. Silitonga

Sumber : setkab

Share :

Baca Juga

Nusantara

Presiden Jokowi ingatkan Masyarakat untuk Menggunakan Hak Pilihnya

Nusantara

Jelang Asian Games 2018, Presiden Tegaskan Pentingnya Publikasi

Nusantara

Jokowi dan Ganjar Syukuran Bersama Ribuan Petani Perhutanan Sosial

Nusantara

THR untuk PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri dan Pensiunan Dicairkan Serentak 24 Mei

Nusantara

Presiden Jokowi Luncurkan Lumbung Pangan Berbasis Mangga dan Taksi Alsintan di Kabupaten Gresik

Nusantara

Canda Tawa Presiden Jokowi Saat Bertemu Calon Pemimpin Masa Depan

Nusantara

Presiden Jokowi Satukan Tanah dan Air Nusantara dari 34 Provinsi di Titik Nol Kilometer IKN

Nusantara

Kemenkominfo Sebut Postingan Tentang Desain Istana Negara di Palangkaraya adalah Hoaks