Home / Muara Enim / Prabumulih / Sumsel

Senin, 30 Mei 2022 - 20:02 WIB

Tingkatkan Produksi Gas, Pertamina EP Resmikan Stasiun Pengumpul Beringin

Peresmian Stasiun Pengumpul (SP) Beringin A di Desa Beringin, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, (30/5)

Peresmian Stasiun Pengumpul (SP) Beringin A di Desa Beringin, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, (30/5)

MUARA ENIM, Sumatera Headline – Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Pertamina EP meresmikan Stasiun Pengumpul (SP) Beringin A di Desa Beringin, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, pada Senin (30/5/2022).

Di bawah manajemen Pertamina Subholding Upstream Regional Sumatra Zona 4, pembangunan SP Beringin A  bertujuan meningkatkan kapasitas produksi minyak dan gas bumi (migas) hingga mencapai 15 million standard cubic feet per day (mmscfd) untuk gas dan 382 barrel per day (bpd) untuk kondensat.

SP Beringin A akan menampung dan mengolah gas dan kondensat dari delapan sumur yang akan dikembangkan KKKS Pertamina EP. Pengoperasian SP Beringin A akan dilakukan oleh Prabumulih Field.

Selain itu, SP Beringin A dapat dimanfaatkan onstream sesuai jadwal dengan tetap memitigasi resiko penyebaran COVID-19 dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Di samping itu, tercapai jam kerja selamat 1.088.204 jam per tanggal 17 Mei 2022, tanpa ada satupun lost time incident (LTI).

Dengan kondisi COVID 19 yang merebak di seluruh dunia, dinamika pelaksanaan proyek ini pun mengalami banyak turbulensi. Namun dengan menerapkan kaidah manajemen proyek yang baik serta senantiasa melakukan koordinasi dengan SKK Migas, maka proyek ini dapat berjalan dengan baik.

Paralel proses pengadaan dan pemasangan compressor yang akan selesai pada Q2 2023, tim proyek melakukan inovasi yaitu dengan melakukan gas onstream tanpa menggunakan gas compressor melalui balance of plant yang sudah selesai dibangun.

Baca Juga :  SKK Migas dan ExxonMobil Indonesia Kerjasama Eksplorasi di Area Terbuka Indonesia

Dengan merevisi kembali desain, ketelitian, dan best engineering practices, SP Beringin A dapat mengalirkan fluida sumur – sumurnya. Inovasi ini selain bermanfaat agar tetap onstream tepat waktu juga menghindarkan proyek dari biaya preservasi tambahan.

General Manager Zona 4 Agus Amperianto, mengatakan, komitmen meningkatkan produksi migas dari wilayah Sumatra Selatan dengan Spirit of SUMATERA (SUstainable, MAssive, To Grow, Efficient, Resilient, dan Aggressive) sehingga operasi migas berjalan dengan selamat, efektif, dan unggul, serta dapat berkontribusi secara signifikan dan berkelanjutan terhadap pencapaian target produksi migas nasional.

“Pembangunan SP Beringin A menjadi salah satu upaya kami untuk meningkatkan produksi migas. Keberhasilan pembangunan ini mendorong semangat kami untuk terus berkontribusi meningkatkan produksi migas dari Sumatra Selatan,” ujar Agus.

“Kendala yang dihadapi justru memacu kami untuk melakukan inovasi dan terobosan dalam penyelesaian proyek tersebut. Sehingga  SP Beringin A dapat dioperasikan dan memberikan tambahan produksi minyak dan gas, meskipun ada salah satu peralatan yaitu kompresor yang baru akan terpasang di Q2 2023. Inovasi ini selain mampu menjaga proyek dapat beroperasi, juga tidak ada beban biaya preservasi tambahan,” kata Agus.

Sementara, Manajer Senior Manajemen Proyek SKK Migas Noezran Azwar menyampaikan, perlunya diperhatikan komitmen dari PT Pertamina EP untuk melakukan upaya yang lebih optimal dalam pelaksanaan proyek. Hal ini menurutnya, guna terpenuhinya target onstream pada tahun 2022 khususnya untuk PT Pertamina EP Zona 4 lainnya,  seperti EPF SP TMB (Prabumulih).

Baca Juga :  Dukung Transisi Energi, INPEX Masela Kick-off PMT Proyek LNG Abadi

“Upaya optimal dapat dicapai dengan optimasi terhadap sinergitas di internal KKKS antara fungsi teknis, fungsi manajemen asset dan fungsi pengadaaan sehingga menghasilkan pemenuhan kebutuhan proyek yang sesuai jadwal dan tepat sasaran dan sacara aktif mencari inovasi dengan memberdayakan opsi pemanfaatan peralatan idle yang merupakan asset dari material di lapangan lain atau bahkan dari KKKS lain,” ungkap Noezran

Pada kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumatera Bagian Selatan Anggono Mahendrawan menyampaikan apresiasi terhadap KKKS Pertamina EP yang berhasil memanfaatkan onstream SP Beringin A.

“Pembangunan SP ini meningkatkan kapasitas produksi migas hingga mencapai 15 mmscfd untuk gas dan 382 bpd kondensat. Peningkatan ini sejalan dengan upaya mencapai target produksi migas nasional sejumlah 1 juta bopd untuk minyak dan 12 bscfd untuk gas pada tahun 2030, untuk mendukung ketahanan energi nasional,” ujarnya.

“Kami berharap Pertamina EP terus melakukan berinovasi, melalukan efisiensi, dan meningkatkan kualitas manajemen pengelolaan proyek, kompetensi sumber daya manusia, dan keteknikan, dengan tetap memprioritaskan keselamatan kerja,”  Anggono menambahkan. (SH-02)

Sumber: Ril Pertamina EP

Share :

Baca Juga

Hukum

Pengamanan Objek Vital Nasional, PTBA Gandeng Polda Sumsel

Palembang

Kurban Empat Ekor Sapi, Firkom: Rasa Bersyukur Anggota PWI Sumsel kembali Berkurban

Palembang

Empat Siswa Terima Beasiswa dari PT Pertamina EP Asset 2

Musi Rawas

PABSI Sumsel Nilai Keputusan KONI Langgar Aturan

Palembang

Legalitas Perusahaan Media menjadi Indikator Penting Dewan Pers Melakukan Verifikasi

Musi Rawas

Tinjau Budidaya Ikan, Tim Komisi IV DPR RI Kunjungi Musi Rawas

Empat Lawang

Lantik 71 Pejabat Eselon II, III, IV, Bupati Empat Lawang Ingatkan Netralitas ASN

Kriminal

Seorang Buruh Tani dan IRT diamankan Satuan Narkoba Polres Musi Rawas