Home / Nusantara

Selasa, 1 Mei 2018 - 11:41 WIB

Terima Kunjungan Wapres Iran, Presiden Jokowi Promosikan Nilai-Nilai Islam yang Rahmatan Lil Alamin

BOGOR, Sumatera Headline – Sebelum membuka High Level Consultation of World Muslim Scholars on Wasatiyyat Islam, Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Wakil Presiden Bidang Perempuan dan Keluarga Republik Islam Iran, Masoumeh Ebtekar di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (1/5/2018).

Di awal pertemuan, Presiden menekankan pentingnya mempromosikan nilai-nilai Islam yang Rahmatan lil Alamin.

“Dalam kaitan inilah, Indonesia menginisiasi Konsultasi Tingkat Tinggi Ulama dan Cendekiawan Muslim tentang Wasatiyyat Islam,” ucap Presiden.

Sebab menurut Presiden, pemahaman Wasatiyyat Islam, terutama yang terkait toleransi sangatlah penting. Khususnya dalam mempererat Ukhuwah Islamiyah serta menanggulangi penyebaran paham radikal.

Baca Juga :  Sultan Bolkiah Apresiasi Kontribusi TKI dalam Pembangunan Ekonomi dan Sosial di Brunei

Selain itu, Presiden Jokowi juga menyinggung bagaimana Indonesia terus berupaya dalam pemberdayaan peran perempuan di segala bidang.

“Di kabinet yang saya pimpin terdapat 8 Menteri perempuan, di DPR terdapat 97 legislator perempuan, di Lembaga peradilan terdapat 1.900 hakim perempuan. Sedangkan di bidang ekonomi, terdapat lebih dari 15 juta pengusaha perempuan,” ujar Presiden.

Baca Juga :  Warga Parepare Terima 5.000 Sertifikat Tanah dari Presiden Jokowi

Di akhir pertemuan, Presiden berharap kerjasama bilateral, termasuk di bidang pemberdayaan perempuan dapat ditingkatkan.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antar Agama dan Peradaban Din Syamsuddin.

Naskah : Bey Machmudin

Editor : J. Silitonga

Sumber : Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden

Share :

Baca Juga

Nusantara

Soal Surat ke KPU, Mensesneg : Itu Prosedur Normatif yang Harus Diteruskan

Covid-19

Sudah Saatnya Pers Diberi Insentif Ekonomi

Nusantara

Tujuan Berpolitik itu Luhur, Bukan Memecah Belah

Nusantara

Bambang Trihatmodjo: Pupuk Bregadium Bukti Kiprah Berkarya untuk Pertanian 

Nusantara

Kepala SKK Migas Tinjau Sumur Eksplorasi Manpatu-1X

Ekonomi

Desa Sejahtera Astra Samosir Ekspor 770 Kilogram Rempah Andaliman ke Eropa

Nusantara

Lebaran Tahun ini, Pensiunan Dapat THR

Nusantara

Saat Presiden Jokowi Menikmati Malam di IKN