Home / Nusantara

Rabu, 1 Juni 2022 - 11:02 WIB

Rumah Pengasingan Bung Karno, Awal Lahirnya Pancasila

Presiden Jokowi didampingi Ibu Iriana Jokowi saat mengunjungi tempat pengasingan Rumah Pengasingan Bung Karno di Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), (1/6)

Presiden Jokowi didampingi Ibu Iriana Jokowi saat mengunjungi tempat pengasingan Rumah Pengasingan Bung Karno di Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), (1/6)

NTT, Sumatera Headline – Pagi hari di bumi lahirnya Pancasila, Presiden Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo berkunjung ke salah satu tempat yang menjadi bagian dari sejarah perjalanan bangsa Indonesia, yaitu Rumah Pengasingan Bung Karno di Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu, (1/6/2022).

Jejak perjuangan Bung Karno masih terlukis jelas di rumah tersebut. Di sana, Presiden dan Ibu Iriana berkesempatan melihat berbagai macam barang-barang peninggalan Bung Karno bersama keluarga selama diasingkan, seperti lukisan tangan Bung Karno dan naskah drama sandiwara yang terukir kesan mendalam akan nilai persahabatan, kerakyatan, dan cintanya terhadap alam.

Seorang Juru Pelihara tempat bersejarah tersebut, Syarifudin, mengatakan bahwa Rumah Pengasingan Bung Karno telah terkenal sampai ke luar negeri. Ia pun mengaku senang dan bersyukur atas kunjungan Kepala Negara ke Rumah Pengasingan Bung Karno tepat di hari lahir Pancasila yang dinilai sangat berharga.

Baca Juga :  Apresiasi Presiden Jokowi atas Kepercayaan Filipina terhadap Produk Alutsista Indonesia

“Saya rasa bangga pada tahun 2022 hari ini juga tepatnya 1 Juni lahirnya Pancasila Bapak Presiden Joko Widodo sudah berkenan hadir di acara lahirnya Pancasila, di bumi lahirnya Pancasila, dan sempat berkunjung ke rumah Presiden pertama kita yaitu Ir. Soekarno, saya rasa bangga, senang, dan terharu,” ucap Syarifudin penuh haru.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi menjelaskan bahwa saat diasingkan, Bung Karno pernah menyebut tempat ini sebagai “ujung dunia”, di mana pada waktu itu tidak pernah terbayangkan bangsa Indonesia dapat merdeka. Namun dengan jiwa cinta Tanah Air yang sangat besar, Bung Karno mampu mengubah situasi tersebut menjadi semangat dalam memerdekakan Tanah Air.

Baca Juga :  Presiden Minta Penyusunan Aturan Media Berkelanjutan Selesai dalam Sebulan

“Di situlah beliau (Bung Karno) bisa memanfaatkan dari situasi yang sangat menekan itu menjadi semangat pembebas lebih lanjut. Oleh karena itu, Ende ini menjadi salah satu titik utama dalam perjalanan Bung Karno, Pancasila, dan akhirnya kemerdekaan,” ucap Kepala BPIP.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam kunjungannya antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Gubernur NTT Viktor Laiskodat. (SH-02)

Share :

Baca Juga

Nusantara

PWI dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik Demi Persatuan Bangsa

Nusantara

Jumlah Kasus Sengketa Tanah yang Ada di BPN Sebanyak 8.959 Kasus

Nusantara

Dewan Pers Serahkan Daftar Masalah RKUHP ke FPDIP Terkait Pasal Ancaman Kebebasan Pers

Nusantara

Saat Presiden Jokowi Menikmati Malam di IKN

Nusantara

SMSI Dukung Kapolri Kedepankan ‘Restorative Justice’ dalam Penerapan UU ITE

Nusantara

Kementerian PUPR Dukung Delapan Hal Pokok Wujudkan Indonesia Maju dan Unggul

Nusantara

Kolaborasi FJM Sumsel dan Jambi Dukung Industri Hulu Migas di Sumbagsel

Nusantara

Pimpin Rapat Terbatas, Presiden Instruksikan Persiapan Ramadhan dan Idul Fitri Semakin Baik