Home / Nusantara

Rabu, 20 Maret 2019 - 02:25 WIB

Pendidikan Merupakan Kunci Menuju Kemandirian Bangsa

TASIKMALAYA, Sumatera Headline – Rakyat berpendidikan rendah dan kurang memiliki keahlian seharusnya mendapatkan perlindungan pemerintah dari ancaman tenaga kerja asing tak terdidik. Semestinya kesempatan kerja di lapangan kerja kurang terdidik itu tidak seolah diberikan begitu saja untuk diisi tenaga kerja asing.

Komitmen tegas untuk melindungi tenaga kerja kurang terdidik anak negeri itu disampaika  Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi, atau lebih akrab dipanggil Titiek Soeharto, saat memberikan sambutan pada acara penyerahan beasiswa Primajasa Foundation di Gedung Mandalawangi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa, 19 Maret 2019.

Putri Presiden Soeharto itu tak lupa mengamanatkan kepada hadirin, khususnya para penerima beasiswa, bahwa pendidikan menjadi hal yang sangat penting untuk mengubah kondisi ekonomi dan strata social.

Menurut Titiek, setiap agama dan kearifan budaya selalu memberikan penghargaan tinggi kepada yang belajar atau menempuh pendidikan. Dalam Islam, belajar adalah kewajiban setiap Muslim yang berlangsung sejak buaian dan hanya berhenti saat datangnya kematian.

“Ini zaman persaingan terbuka. Bahkan kita lihat, kini untuk pekerjaan sederhana pun harus bersaing dengan warga negara lain,” kata Titiek.

Ia menyayangkan kurangnya komitmen penyelenggara negara untuk melindungi tenaga kerja lokal.

Karena itulah, menurut Titiek, semua warga negara harus terus mendorong generasi penerus untuk mendapatkan kesempatan seluas-luasnya guna menempuh pendidikan.

“Kita ingin anak-anak kita dapat pekerjaan baik dan menjadi pengusaha muda yang dapat menciptakan karya-karya baru,” kata Titiek.

Kehendak berkarya dan mencipta tersebut  juga menjadi semangat yang hidup dalam  Partai Berkarya.

Pada saat mengunjungi Kampung Bordir siang harinya, Titiek  mengimbau para pengrajin-pengusaha kecil untuk terus berkreasi. Ia meyakinkan para pengusaha kecil tersebut bahwa hanya dengan berkreasi dan berkarya maka masyarakat bisa membangun kemandirian dan mencapai kesejahteraan.

“Teruslah menjaga semangat untuk berkarya dalam setiap kondisi,” kata Titiek.

“Insya Allah, semua akan membawa kepada kondisi yang lebih baik. Allah yang Maha Kuasa selalu menghargai jerih payah hamba-Nya,” tambahnya.

Tentang semangat  untuk senantiasa berkarya itu, menurut mantan wakil ketua Komisi IV DPR RI itu didapatkannya dari sosok ayah, Presiden Soeharto. Beliaulah, yang semasa hidup selalu menanamkan dan menumbuhkan keyakinan untuk terus berkarya dan membawa kebaikan bagi sesama.

Selain menghadiri dan menyerahkan beasiswa Primajasa Foundation dan mengunjungi serta bersambung rasa dengan para pengrajin-pengusaha kecil di kampung Bordir, selama berada di Tasikmalaya Titiek juga mengunjungi dan bersilaturahmi dengan warga Pesantren Idrisiyyah, Cisayong. Ril

Editor : J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Nusantara

Pentingnya Modernisasi Penggilingan Padi dan Mesin Kemasan

Nusantara

10 Juni ASN Masuk Kerja, Bila Absen Dikenakan Sangsi Disiplin

Nusantara

SMSI Gelar Kongres I Bulan Desember dengan Agenda Pemilihan Ketua Umum

Nusantara

Lantik Dua Menteri, Presiden: Keduanya Memiliki Pengalaman dan Rekam Jejak

Nusantara

Tommy Soeharto: Selama 21 Tahun Sektor Pertanian Jalan di Tempat

Nusantara

Menteri Rini Gelar Bedah Rumah dan Operasi Bersih Sungai Ciliwung

Nusantara

Hari Lahir Pancasila, Ganjar: Sejarah Divisualkan dengan Bagus

Nusantara

Menuju Papua, Presiden akan Resmikan Monumen Kapsul Waktu