Home / Hukum / Musi Rawas / Sumsel

Jumat, 16 Mei 2025 - 17:48 WIB

Lima Tersangka Dugaan Kasus Perkebunan di Musi Rawas dilimpahkan ke Penuntut Umum

Penyidik Kejati Sumsel limpahkan lima tersangka dan barang bukti dugaan kasus perkebunan di Musi Rawas kepada Penuntut Umum Kejari Musi Rawas

Penyidik Kejati Sumsel limpahkan lima tersangka dan barang bukti dugaan kasus perkebunan di Musi Rawas kepada Penuntut Umum Kejari Musi Rawas

MUSI RAWAS – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel menyerahkan tersangka dan barang bukti (tahap II) perkara dugaan tindak pidana korupsi Penerbitan Surat Penguasaan Hak (Sph) ijin perkebunan dan kegiatan usaha perkebunan di wilayah Kabupaten Musi Rawas kepada Penuntut Umum Kejari Musi Rawas, Jumat (16/5/2025).

Penyerahan tahap dua ini menandai berakhirnya proses penyidikan dan di mulainya proses penuntutan. Sebanyak 19 Jaksa Penuntut Umum (JPU) terdiri dari 11 Jaksa Kejati Sumsel dan 8 Jaksa Kejari Musi Rawas ditunjuk untuk melakukan pemeriksaan atau penelitian terhadap lima tersangka yang telah ditetapkan.

Hal ini berdasarkan Surat Perintah Penunjukan Jaksa Penuntut Umum untuk Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Nomor : PRINT-001 s.d 005 /L.6.25/Ft.1/05/2025 tanggal 16 Mei 2025 (P-16.A).

Plt Kajari Musi Rawas Abu Nawas SH MH mengatakan, kelima tersangka yang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni, RM mantan Bupati Musi Rawas, SAI Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Perizinan (BPMPTP) Musi Rawas tahun 2008 – 2013, AM Sekretaris BPMPTP Musi Rawas tahun 2008-2011 dan BA Kepala Desa Mulyoharjo 2010-2016 serta ES Direktur PT. DAM tahun 2010.

Baca Juga :  Tim Penyidik Kejari Musi Rawas Lakukan Penggeledahan dan Penyitaan di Kantor Diknas dan BPKAD Musi Rawas

“Kelima tersangka telah dilakukan pemeriksaan atau penelitian terhadap barang bukti dalam perkara a quo yakni berupa 1.690 dokumen atau berkas yang diterima oleh JPU dan akan di lakukan penahanan di Rutan Kelas I Palembang (Pakjo) berdasarkan Surat Perintah Penahanan (Tingkat Penuntutan) Nomor : PRINT-001 s.d 005 /L.6.25/Ft.1/05/2025 tanggal 16 Mei 2025 (T-7),” jelas Abu Nawas.

Para tersangka ini lanjut Abu Nawas disangka melanggar Primair : Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 18 Undang-undang Nomor : 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang – undang Nomor : 20 Tahun 2001 Tentang perubahan atas Undang-undang Nomor: 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Baca Juga :  Diskusi Bersama PWI, Kejati Sumsel Minta Peran Pers dalam Mengedukasi Masyarakat untuk Sadar Hukum

Subsidair : Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang- undang Nomor : 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantas Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor : 20 Tahun 2001 Tentang perubahan atas Undang-undang Nomor: 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana, yang diterima di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan pada tanggal 07 Maret 2025 dari Penyidik Kejaksaan Republik Indonesia.

Pelaksanaan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) tersebut berlangsung lancar, aman, dan tertib.

“Penuntut Umum akan segera melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Negeri Kelas I Palembang (vide Pasal 137, Pasal 143, dan Pasal 152 KUHAP) untuk dilakukan pemeriksaan dipersidangan,” tegas Abu Nawas.

Editor: Jhuan

Share :

Baca Juga

Sumsel

Empat Poin Sikap PWI Sumsel Tolak Rencana Dewan Pers Mengubah Tanggal HPN

Musi Rawas

10 Kecamatan di Musi Rawas Terima Bantuan Bus Sekolah

Musi Rawas

Meresahkan Warga, ODGJ Digelandang ke Polsek

Musi Rawas

Masyarakat Senang Jalan Tapa – Karya Sakti Mulus

Musi Rawas

Tim Supervisi SPN Polda Sumsel Cek Kondisi Siswa Latja Diktuba Gelombang II di Polres Musi Rawas

Musi Rawas

Turnamen Sepakbola Bhayangkara Mura Cup II Dimulai

Palembang

SKK Migas Sumbagsel Gelar Upacara HUT ke-80 RI di Empat Lokasi Sekaligus, Termasuk Laut Lepas

Musi Rawas

Bupati Musi Rawas Upayakan Peningkatan Kualitas Jamsostek bagi Pekerja