Home / Ekonomi / Nusantara

Jumat, 1 September 2023 - 14:09 WIB

ASEAN-BAC Perkuat Sektor Swasta dan Pemerintah

Presiden Jokowi bersama peserta ASEAN Business Investment Summit 2023, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (01/9)

Presiden Jokowi bersama peserta ASEAN Business Investment Summit 2023, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (01/9)

JAKARTA – Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) sekaligus Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid, menyampaikan bahwa sejumlah rangkaian kegiatan ASEAN-BAC dapat memperkuat sektor swasta dan pemerintah dalam memajukan pertumbuhan ekonomi di ASEAN.

“Potensi yang dijelajahi pertama adalah pasar ASEAN, seiring dengan perjalanan menuju kemajuan sangat penting untuk kita memahami bahwa perjalanan menuju pembangunan harus bermula dalam wilayah kita sendiri ataupun pasar ASEAN,” ucap Arsjad, dalam keterangan pers, di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (01/09/2023), usai menghadiri Pembukaan ASEAN Business Investment Summit Tahun 2023.

Arsjad menuturkan bahwa hal tersebut ditegaskan oleh pertumbuhan ekonomi ASEAN yang melejit pada tahun 2022. Selain itu, aliran penanaman modal asing atau foreign direct investment (FDI) ke wilayah ASEAN mencapai 224 miliar Dolar AS.

Baca Juga :  Dorong Peningkatan Produksi Kedelai Dalam Negeri

“Pertumbuhan yang tangguh dari ekonomi ASEAN yang melejit sebesar 5,7 persen pada tahun 2022 dengan outlook positif terhadap pemulihan sektor jasa diperkirakan laju perdagangan barang juga total mencapai pertumbuhan yang kuat sebesar 14,9 persen atau mencapai total nilai 3,8 miliar Dolar AS,” tuturnya.

Arsjad menilai bahwa kekuatan ASEAN dalam menghadapi tekanan pasar eksternal terletak pada hubungan antara negara-negara anggotanya melalui kolaborasi yang inklusif dan harmonis.

“Dengan merawat hubungan ini ASEAN memperkuat daya saingnya dan menjadikan dirinya sebagai pemain berpengaruh di panggung global,” ujar Arsjad.

Selanjutnya, Arsjad menjelaskan bahwa selama satu tahun terakhir ASEAN-BAC telah merancang peta jalan yang bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ASEAN melalui lima pilar.

Baca Juga :  Jelang Asian Games 2018, Presiden Tegaskan Pentingnya Publikasi

“Dalam penyusunan roadmap ini kami telah memilih dengan seksama lima pilar utama yaitu digital transformation ataupun transformasi digital, sustainable development, food security atau ketahanan pangan, health resilience ataupun kesehatan, dan trade and investment facilitation,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arsjad pun memastikan telah menyusun delapan program penting dalam agenda ASEAN Business and Investment Summit 2023 yang memiliki potensi besar untuk mempercepat pertumbuhan ASEAN.

“Potensi dari legacy project ini sangat besar dalam mendukung ekonomi digital, ketahanan pangan, ketahanan kesehatan, transisi ekonomi hijau yang inklusif serta perdagangan intra-regional di ASEAN,” tutur Arsjad. **

Editor: Jhuan

Share :

Baca Juga

Banyuasin

Pemkab Banyuasin Gelar Operasi Pasar Murah

Nusantara

Kepengurusan SMSI di 11 Kabupaten/Kota Provinsi Jambi Telah Rampung

Nusantara

Pusat Latihan Sepak Bola akan Dibangun di Kawasan Ibukota Nusantara

Nusantara

Jokowi Tinjau Pembangunan Istana Presiden di IKN

Nusantara

Kementerian PUPR Bangun Fasilitas Pendidikan 4 PTN dan PTKIN di Sulawesi Selatan

Nusantara

SMSI Riau Gelar Rakerda dan Bimtek di Yogyakarta, Firdaus: Ini sejarah, kali pertama diadakan di luar daerah

Ekonomi

Ekspor Perdana Produk Unggulan Desa Sejahtera Astra di Makasar Senilai Rp6,5 Milliar

Nusantara

Pemda Diminta Segera Cairkan NPHD Pilkada Serentak sebelum 15 Juni