Home / Sumsel

Minggu, 2 September 2018 - 06:23 WIB

Aroma Khas Kopi Luwak Selangit Tercium Hingga ke Negara Eropa

BELGIA, Sumatera Headline – Salah satu produk lokal Kabupaten Musi Rawas, Kopi Luwak Liar Selangit mulai menjadi perhatian dunia Eropa, pasalnya kopi jenis ini langsung mendapatkan pujian dari ahli kopi Eropa, Sara Datuk dari JavaNusa dan kedutaan RI di Belgia karena memiliki keunikan tersendiri dari aromanya.

Sara Datuk merupakan Co-Founder JavaNusa yang berkedudukan di Brussels, Belgium ini setelah mencium aroma bubuk kopi yang telah dikemas dengan apik langsung mengetahui bahwa kopi tersebut merupakan kopi luwak liar dan memiliki citra rasa yang tinggi dan berbeda.

Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan sempat berdiskusi dengan Co-Founder Javanusa, Sara Datuk terkait dengan Kopi Luwak Liar Selangit dan produk-produk unggulan Kabupaten Musi Rawas. Pada kesempatan itu, Bupati berharap Javanusa dapat memfasilitasi promosi kopi Musi Rawas ini di Eropa khususnya di Belgia.

Dan harapan Bupati ini langsung disambut oleh Sara Datuk dan akan memfasilitasi promosi Kopi Musi Rawas ini.

Selain kepada Sara Datuk, Bupati juga mengharapkan Kedebes RI untuk Belgia, Yuri O Thamrin beserta jaringanya juga dapat mempromosikan produk ini sehingga dapat lebih dikenal dan masuk kedalam pasar Eropa.

Baca Juga :  BNNK Mura Berhasil Amankan 3,49 Gram Sabu di Desa Lubuk Muda

Sebelum mencoba Kopi Luwak Liar Selangit, Bupati Musi Rawas menjelaskan tentang jenis, proses produksi serta pengemasan kopi dihadapan Duta Besar Republik Indonesia untuk Belgia dan Organisasi LSM Internasional, Rikolto yang merupakan salah satu organisasi khusus pemasaran hasil produk perkebunan masyarakat dan kepada seluruh rombongan yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Sabtu (01/09/2018) di KBRI Belgia.

Dikatakannya, Kopi Luwak Liar Selangit diproses secara tradisional dan bahan dasarnya diambil langsung dari alam sehingga produksinya tidak sebanyak luwak yang ditangkarkan. Sehingga baik aroma maupun citra rasanya akan berbeda dan memiliki kekhasan tersendiri dan memiliki nilai jual yang berbeda.

Dengan mulai dikenalnya produk Kabupaten Musi Rawas ini, lanjut Bupati, akan menjadi gerbang pembuka bagi produk-produk inovasi masyarakat Musi Rawas masuk ke dunia eropa dan menjadi peluang untuk peningkatan nilai jual produk lokal dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.

Baca Juga :  Bansos Sempurna P2IT Tahap Kedua Mulai Diditribusukan

Pada kesempatan itu, Bupati beserta rombongan juga mendapatkan pencerahan atau pemaparan dari Kedebes RI di Belgia, Yuri O Thamrin dan dari ahli-ahli produk perkebunan Belgia dan Rikolto seperti Willy Epding, Ostend House of Economy/Government, Laurent Gerbaud, Belgian Chocolatier/Private Sector, Michaele Boyen, Rikolto/NGO, Catherine Entzminger, Secretary General of the Eropean Cacao Association/Trade Association dan Catherine Laverge, Conten Project Manager, Canal Z/Media.

Belgia merupakan Negara yang ke tiga yang dikunjungi Bupati Musi Rawas bersama rombongan yang tergabung dalam APKASI untuk belajar ke empat negara dari 28 Agustus hingga 6 September 2018. Dua Negara yang telah dikunjungi diantaranya Belanda dan Jerman. Dan Negara terakhir yang akan dikunjungi adalah Prancis.

Kunjungan kepala dearah ini selain untuk melakukan study juga salah satu media untuk mempromosikan potensi daerah sehingga dapat menjadi salah satu peluang untuk menjalin kerjasama dengan dunia eropa. (*)

Editor : J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Musi Rawas

Bupati Tinjau Penggemukan Sapi untuk Masyarakat Pra Sejahtera

Hukum

Ilham Fatahilah Nilai Bukti Rekaman Mengungkap Adanya Dugaan Rekayasa OTT

Musi Rawas

Menjelang Pemilu Serentak, Jajaran Polres Musi Rawas Gelar Rapat Anev Kamtibmas

Kriminal

Khoiru Pemuda Asal Tugumulyo Jualan Sabu

Pali

Gencarkan Vaksin untuk Masyarakat

Musi Rawas

Dinyatakan Sembuh, Aditia Korban Kekerasan Kunjungi Bupati Musi Rawas

Musi Rawas

Satbinmas Polres Musi Rawas Laksanakan ‘Outing Class’

Musi Rawas

Meresahkan Warga, ODGJ Digelandang ke Polsek