Home / Empat Lawang / Kriminal / Sumsel

Rabu, 13 Juni 2018 - 16:27 WIB

Dua Kubu Timses Paslon Kepala Daerah Empat Lawang Bentrok, Satu Orang Tewas dan Dua Orang Luka Berat

EMPAT LAWANG, Sumatera Headline – Bentrokan dua kubu tim sukses (timses) pasangan calon (Paslon) Bupati Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan di Desa Padang Tepong, Kecamatan Ulu Musi, Selasa (12/6/2018) sekitar pukul 17.00 Wib menelan korban jiwa dan luka-luka.

Belum diketahui pemicu terjadinya bentrokan dua kubu timses tersebut, namun dari kejadian itu diketahui satu orang meninggal dunia dan tiga orang luka berat.

Saat tim sumateraheadline.com menerima informasi dari salah satu warga Desa Padang Tepong mengungkapkan hari itu timses paslon no urut satu H David Hardiyanto – Eduar Kohar akan melaksanakan kampanye di Desa Simpang Perigi Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.

Lalu, mereka terhenti di Desa Padang Tepong (TKP) karena mendapatkan informasi akan dihadang oleh massa paslon nomor urut 2, Joncik Muhammad-Yulius Maulana yang saat itu hendak mengadakan acara buka puasa bersama.

Tanpa diketahui sebab, terjadi cekcok diantara kedua kubu tersebut yang mengakibatkan salah seorang dari timses paslon nomor urut 2 bernama Beni, warga Kecamatan Muara Pinang, Empat Lawang tewas mengalami luka tembak di wajah.

Selain itu, dua orang lagi langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kepayang, Bengkulu, karena kondisi kritis akibat mengalami luka tembak.

Indra salah satu rekan korban saat dihubungi menjelaskan, saat ini seluruh timses nomor urut 2 sedang mengantarkan jenazah Beni ke rumah duka.

Baca Juga :  Demokrat dan Gerindra Resmi Usung Joncik Muhammad - Arifa'i di Pilkada Empat Lawang 2024

“Benar, kejadiannya tadi sore. Satu orang meninggal dari pihak paslon nomor dua, saya lagi mengantarnya ke rumah sakit di Pagaralam, tiga korban lagi kritis, juga kena tembak,” kata Indra melalui sambungan telpon.

Dua warga yang mengalami lunak tersebut diantaranya Tahrin (36) warga Desa Nanjungan Kecamatan Pendopo mengalami Luka tembak ditangan dipergelangan tangan kanan sedangkan Gumanti (42) warga Desa Talang Benteng Kecamatan Muara Pinang mengalami luka tembak tulang kering di bagian depan sebelah kanan.

Terpisah, Kapolres Empat Lawang AKBP Agus Setyawan melalui Kasat Reskrim AKP Muhamad Ismail ketika di konfirmasi terkait kejadian tersebut membenarkan telah terjadinya peristiwa yang menewaskan salah seorang pendukung paslon dan tiga orang lainnya mengalami luka.

“Pihak kita saat ini masih terus mempelajari dan mengumpulkan beberapa barang bukti di Tempat Kejadian Perkara guna pengusutan para pelaku,” tandasnya.

Sementara dalam keterangannya, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnaen dikutip dari detik.com mengatakan bentrokan di antara dua timses pasangan calon bupati ini terjadi pada Selasa (12/6) sore. Saat itu, dua timses bertemu di jalan raya dan sempat terjadi keributan dan memicu bentrokan berdarah.

“Mereka ini sedang ada acara sosialisasi atau buka bersama ya, kemudian ketemu di jalan. Ribut, ribut dan akhirnya bentrok sampai ada yang pakai senjata api laras panjang, laras pendek, dan parang juga,” kata Zulkarnain kepada detik.com, Rabu (13/6/2018).

Baca Juga :  Tiga Peran Polri Terkait Dana Desa

Sementara selain seorang anggota timses tewas juga ada tiga orang yang mengalami luka tembak. 

“Korban meninggal dunia sejauh ini satu orang dan korban luka berat ada 3 orang. Untuk korban meninggal itu kena tembak pada bagian kepala, karena mereka baku tembak pakai senjata api rakitan,” terang Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain dikutip detik.com, Rabu (13/6/2018).

Dikatakan Zulkarnain, bentrokan di antara dua timses pasangan calon bupati ini terjadi pada Selasa (12/6) sore. Saat itu, dua timses bertemu di jalan raya dan sempat terjadi keributan dan memicu bentrokan berdarah.

Atas terjadinya bentrokan tersebut ungkap Jenderal bintang dua ini akan memberi peringatan keras kepada kedua kubu yang terlibat bentrokan untuk segera menyerahkan diri. Jika ultimatum ini tidak dilakukan maka pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

“Saya ultimatum ya, untuk para pelaku ini agar segera menyerahkan diri saja. Baik itu menyerahkan diri langsung ke kantor polisi atau diserahkan langsung oleh timses masing-masing. Ingat, kalau tidak mau menyerah, saya akan kejar mereka walau sampai kuburan sekalipun,” tegas Zulkarnain.

Naskah : Kayan (lhl)

Editor : J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Palembang

18 Wartawan Ikuti UKW Angkatan ke-37 yang Digagas PWI Sumsel dan SKK Migas

Lahat

Farewell Tournament Badminton Cup Polres Musi Rawas dan Lahat

Lubuklinggau

Atas Aksi Heroiknya Gagalkan Pencurian, Brigadir Dendi Irawan Diganjar Penghargaan

Musi Rawas

Dari Senam Sehat hingga Makan Buah Segar, Hendra Gunawan : Biasakan Hidup Sehat

Hukum

Direskrimsus Polda Sumsel Supervisi Satreskrim Polres Mura, Tingkatkan Kualitas Proses Penyidikan

Nusantara

Sultan Bolkiah Apresiasi Kontribusi TKI dalam Pembangunan Ekonomi dan Sosial di Brunei

Kriminal

Polisi Bekuk Bandar Narkoba di Rawas Ilir

Kriminal

Berada Di Sebuah Warung, Pelaku Curas Berhasil Di Ringkus