MUSI RAWAS — PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 melakukan penanaman 3.650 pohon untuk merestorasi habitat Gajah Sumatra di Kawasan Hutan Benakat-Semanggus dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Kegiatan yang diawali dengan penanaman simbolis 100 bibit pohon tersebut dilaksanakan di Camp Konservasi Hutan Blok Teras, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Senin (22/6/2026). Penanaman dilakukan pada lahan seluas 5,7 hektare yang berada di habitat Gajah Sumatra di wilayah kerja Pertamina EP Pendopo Field.
Bibit yang ditanam merupakan jenis pohon pakan dan penunjang habitat Gajah Sumatra, di antaranya gaharu, pulai, bambang lanang, huru, nyamplung, bungur, medang, meranti, merbau, dan merawan.
General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Biodiversity Action Plan (BAP) Zona 4 untuk menjaga keberlanjutan koridor hijau yang menjadi jalur lintas Gajah Sumatra.
“Ini adalah langkah konkret kami dalam mengimplementasikan Biodiversity Action Plan Zona 4. Tujuannya untuk memulihkan koridor hijau sehingga fungsi ekologis area lintas gajah ini tetap terjaga secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, program tersebut juga mendukung upaya penurunan emisi karbon menuju Net Zero Emission melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), sekaligus membangun harmonisasi antara aktivitas industri, kelestarian alam, dan satwa liar.
Upaya konservasi tersebut dinilai penting mengingat masih terjadinya interaksi negatif antara manusia dan Gajah Sumatra di bentang alam Benakat-Semanggus yang berbatasan dengan sebagian area kerja PEP Zona 4, khususnya wilayah Pertamina EP Pendopo Field.
Berdasarkan catatan PEP Zona 4 bersama pemerintah dan para pemangku kepentingan, tercatat 33 kasus interaksi negatif antara manusia dan Gajah Sumatra sepanjang 2024 hingga 2025.
Sebagai bentuk komitmen konservasi, PEP Zona 4 menetapkan Gajah Sumatra sebagai fitur biodiversitas prioritas dalam Biodiversity Action Plan periode 2025–2029.
Dalam dokumen tersebut, kebutuhan pemulihan habitat tercatat mencapai 28,6 hektare selama periode 2025–2029 guna mencapai target Net Positive Impact (NPI) terhadap keberlangsungan habitat Gajah Sumatra. Pada 2025, PEP Zona 4 telah merestorasi 5,95 hektare lahan, melampaui target tahunan sebesar 5,72 hektare dengan tingkat keberhasilan hidup tanaman mencapai 70 persen.
Selain penanaman pohon, perusahaan juga melakukan pemetaan jalur jelajah gajah, identifikasi sumber pakan alami, pemantauan habitat, pengelolaan interaksi manusia dan satwa, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjaga koridor Gajah Sumatra di kawasan Benakat-Semanggus.
Inisiatif tersebut mendapat apresiasi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Sumatera Selatan.
“Kami mengapresiasi inisiatif Pertamina EP Zona 4 atas penanaman pohon dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia di habitat Gajah Sumatra. Harapannya dapat terus dijaga secara berkelanjutan dan turut berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon,” ujar Kepala Bidang Pengendalian Kerusakan dan Keanekaragaman Hayati DLHP Sumsel.
Kegiatan penanaman pohon ini terlaksana melalui kolaborasi antara PEP Zona 4 dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Sumsel, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel, Dinas Kehutanan Sumsel, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Musi Rawas, PT Musi Hutan Persada (MHP), serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Editor: Jhuan









