MUSI RAWAS, SH – Dilihat dari sisi Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan tidak Tercela (PDLT) serta memiliki pengalaman dan berkarakter, H Hendra Gunawan (H2G) layak untuk memimpin Kabupaten Musi Rawas di periode keduanya.
Hal ini disampaikan mantan Komisioner KPU Musi Rawas Romi Krisna dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Sabtu (10/10/2020).
Dikatakan pria kelahiran Jayaloka ini, jika dibandingkan dengan calon lain, sangat berbeda jauh baik dari segi pengalaman dan PDLT. H2G, katanya, selama memimpin Musi Rawas di periode pertamanya telah membawa perubahan yang sangat signifikan dan nyata bagi Kabupaten berselogan Bumi Lan Serasan Sekentenan itu.
Kabupaten Musi Rawas semakin membahana dan semakin maju, itu terlihat dari pembangunan di segala bidang yang merata dan berkelanjutan.
H2G juga memiliki segudang prestasi dan penghargaan sebagai bukti mampu memposisikan dirinya sebagai pemimpin daerah dan pemimpin masyarakat.
“Tidak diragukan lagi, sosok H2G layak untuk melanjutkan memimpin Kabupaten Musi Rawas tercinta ini di periode berikutnya untuk membawa Musi Rawas semakin SEMPURNA,” ungkap Romi Krisna yang juga pernah menjadi dosen di salah satu perguruan swasta di Provinsi Bengkulu.
Berdasarkan prestasi dan pengalamannya memimpin Musi Rawas pada periode pertama, Rommy mengajak seluruh keluarga, karib kerabat, kolega dan masyarakat Musi Rawas untuk mendukung dan menghantarkan pasangan H Hendra Gunawan dan H Mulyana (H2G Mulya) menjadi Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas kedepan.
“Kita patut bersyukur Kabupaten Musi Rawas, memiliki figur pemimpin religius, merakyat dan berpengalaman dalam menata berbagai pembangunan, serta pengelolaan keuangan daerah, sehingga membawa Kabupaten Musi Rawas lepas dari predikat daerah tertinggal, termasuk berbagai prestasi penghargaan baik regional maupun nasional yang diterima,” pungkas Romi, politisi partai PPP ini.
“Ayo kita semua, pilih paslon nomor dua H2G-Mulya di 9 Desember 2020 nanti, jangan lupa coblos nomor dua. H2G-Mulya, menang, menang, menang dan dilantik,” tandas Romi. (Potret)
Editor: J. Silitonga









